Postingan

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 3 Januari 2026

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Yahukimo- Melangkah Tanpa Alas Kaki- Pihak ketiga yang mendirikan Posko-Posko Militer di Yahukimo Di Jalan Gunung menegaskan Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 3 Januari 2026  Menegaskan Kepada Aparat Militer Indonesia Untuk Tidak Melakukan Intimidasi Terhadap Anak Muda Dan Warga Sipil Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.! Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Brigjend Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka dari Markas TPNPB di Yahukimo bahwa kami pasukan TPNPB dari Dua Kowip dan Tujuh Batalyon memberikan peringatan keras kepada Didimus Yahuli, Esau Miram, kepala-kepala suku, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda dan intelektual dari 12 suku yang berdomisili di Yahukimo bahwa jika terlibat dengan aparat militer indonesia lalu mendirikan pos militer di Jalan Gunung maka, kami siap tembak eksekusi mati dimanapun kami dapat. Brigjend Elkius Kobak juga menegaskan kepada kepala operasi dam...

Makin Mendunia, Dua Hotel Tembus Terbaik Dunia di Indonesia 2026

Gambar
Dua hotel di Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional setelah berhasil masuk dalam daftar Hotel Terbaik di Dunia versi Conde Nast Traveller 2026. Pencapaian ini membuktikan kualitas layanan, keunikan pengalaman menginap, serta daya saing industri perhotelan Indonesia yang semakin diakui oleh wisatawan internasional. Hotel Buahan, Banyan Tree Escape Bali Hotel ini memberikan konsep tinggal di hutan alami yang dikekelilingi oleh pohon kelapa yang menjulang setinggi 30 meter. Tak hanya itu, beberapa jenis tanaman juga tumbuh rindang di kawasan penginapan ini. Mulai dari pohon mangga, asam jawa, pepaya, kacang mete, pohon kakao yang berukuran besar, dan pohon vanili yang menjuntai. Berada di kawasan Buahan Kaja, Payangan, Kabupaten Gianyar Bali, hotel ini memberikan pengalaman menginap layaknya di alam bebas yang ditemani oleh suara jangkrik, kunang-kunang, dan pemandangan gunung berapi dari tempat tidur. Tak hanya itu, tamu juga bisa menikmati spa pij...

Perjalanan Karir dan Kisah Legenda Sepak Bola Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam, Berdasarkan Sumber Terpercaya dari Media Nasional

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua-Kota Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- Berikut narasi akurat dan lengkap tentang perjalanan karir dan kisah legenda sepak bola Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam, berdasarkan sumber terpercaya dari media nasional dan ensiklopedia sepak bola: Eduard Ivakdalam: Dari Merauke ke Legenda “Mutiara Hitam” Eduard Ivakdalam lahir di Merauke, Papua, 19 Desember 1974. Ia memulai karier sepak bolanya di klub-klub lokal seperti PS Merauke dan PS Maren Jayapura sebelum menembus sepak bola profesional. Keputusannya pindah ke Jayapura membawanya ke klub yang kelak menjadi rumah besarnya: Persipura Jayapura.  Karier Cemerlang di Persipura Jayapura Ivakdalam bergabung dengan Persipura Jayapura pada tahun 1994 dan tetap setia di klub itu hingga 2010, menjadikannya salah satu pemain paling lama berkiprah untuk klub ini. Selama 16 tahun berkostum “Mutiara Hitam”, ia mencatat 218 penampilan dan mencetak 21 gol di kompetisi utama Indonesia.  ...

Brigjend Egianus Kogeya Meminta Agar Militer Indonesia Segera Kembalikan Jazad Arestina Giban Yang Disembunyikan

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Nduga -Melangka Tanpa Alas Kaki - Militer Indonesia Lakukan Serangan Bom Di Wilayah Pengungsi, Brigjend Egianus Kogeya Meminta Agar Militer Indonesia Segera Kembalikan Jazad Arestina Giban Yang Disembunyikan  Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Brigjend Egianus Kogeya dari Nduga pada hari Rabu, 31 Desember 2025 bahwa saya dan pasukan TPNPB dari Batalyon Wesem sejak kemarin hingga hari ini sedang melakukan pencarian seorang anak kecil atas nama Arestina Giban berusia 7 tahun yang ditembak mati lalu jazadnya disembunyikan oleh aparat militer Indonesia saat melakukan operasi militer melalui darat dan udara sejak 10-12 Desember 2025 di Distrik Gearek. Brigjend Egianus Kogeya juga melaporkan bahwa wilayah Distrik Gearek adalah wilayah sipil atau tempat pengungsian yang tidak boleh menjadi sasaran operasi maupun serangan bom oleh militer indonesia, karena perang hanya bagian dari Habema sampai Batas Batu yang...

MERENUNG MASA LALU PAPUA: "Meraih Impian di Masa Depan"

Gambar
" _Tanah air dan bangsa Papua sedang dalam kehancuran dan pemusnahan; Apa yang kita harus buat untuk selamatkannya?_ "  Hari ini 30 Desember pengunjung tahun 2025. Mari kita bermenung masa lalu bangsa Papua untuk menata masa depan Papua yang damai sejahtera.  Segala yang ada di Tanah Air Papua adalah titipan dari Tuhan Allah pencipta langit dan bumi. Di atas Tanah air Papua telah dihuni oleh para leluhur kita. Kita suku suku asli di Papua adalah ahli warisnya.  Berdasarkan penelitian, di Tanah Papua Barat dihuni sekitar 273 suku asli. Kita 273 suku asli ini adalah ahli waris Tanah air yang dijuluki "negeri cenderawasi, negeri Kangguru, negeri Kasuari"; Pulau Papua dijuluki demikian karena pulau ini berbentuk tiga margasatwa ini. Tanah air Papua dijuluki pula "negeri emas" karena sungai sungai di Papua mengalirkan emas.  Allah moyang Papua yang adalah moyang segala bangsa menempatkan suku suku asli di Tanah ini dengan batas yang amat jelas. Seti...

SESAT PIKIR "LAUT PARU-PARU DUNIA": Mengapa Narasi Ini Bisa Menjadi Tiket VIP Menuju Kiamat Iklim

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Kota Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- JAKARTA – Sebuah narasi berbahaya tengah bergulir liar. Berangkat dari fakta ilmiah bahwa lautan menyumbang 50-80% oksigen bumi, muncul logika "lompat pagar" yang mengerikan: jika laut sudah mencukupi kebutuhan napas kita, untuk apa kita pusing memikirkan hutan yang ditebang? Ini bukan sekadar kekeliruan data, melainkan sebuah blunder ekologis yang jika diadopsi menjadi pembenaran kebijakan, akan mempercepat kehancuran peradaban manusia. Mari kita bedah mengapa menjadikan fitoplankton sebagai alasan untuk membabat hutan adalah tindakan bunuh diri. 1. Hutan Bukan Sekadar Tabung Oksigen, Tapi "Gudang Racun" Fungsi vital pohon yang sering dilupakan para politisi adalah peran mereka sebagai Penyerap Karbon (Carbon Sink). Laut memang memproduksi oksigen, tetapi hutanlah yang bekerja keras menyerap racun Karbon Dioksida (CO2) yang kita hasilkan dari pabrik dan kendaraan. Jika ...

TPNPB Kodap XVI Yahukimo Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat Di Dekai

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Yahukimo- Melangkah Tanpa Alas Kaki- Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 27 Desember 2025 Silahkan Ikuti Laporan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dibawa pimpinan Brigjend Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka, silahkan ikuti laporan lengkapnya, pasukan TPNPB dari Komandan Batalyon HSSBY, Mayor Enos M Yoal bersama wakilnya Jhinak Sobolim dan Komandan operasi Wene Kobak bahwa kami siap bertanggung jawab atas penembakan terhadap pesawat Aerospatiale/Alenia ATR 42-300/320 pada 24 Desember 2025 pukul 2:30 siang.  Laporan penembakan itu disampaikan langsung oleh komandan lapangan batalyon HSSBY Yosan Bahabol, Diri nya menyatakan bahwa penyerangan benar-benar dilakukan atas perintah pimpinan mayor Enos M Yoal sehingga mereka telah berhasil menembak pesawat ATR yang sering mengangkut aparat TNI-POLRI ke Yahukimo.  Penyerangan dilakukan setelah pas...