Postingan

Menampilkan postingan dengan label Humarid

Konklaf Pemilihan Paus di Vatikan sesui Pemilihan

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda- Kota Tua Vatikan Ruma-Melangkah Tanpa Alas Kaki- Konklaf untuk memilih Paus baru pengganti Paus Fransiskus sudah dimulai kemarin, Rabu (7/5/2025). Tradisi yang sudah berlangsug sejak abad ke-13 ini pernah diwarnai sejumlah momen, termasuk konklaf tercepat pada 1978. Hingga Rabu malam, konklaf belum sepakat dalam memilih Paus baru yang ditandai dengan keluarnya asap berwarna hitam.  Asap hitam membubung dari cerobong asap di atas kapel Sistina, Vatikan, Rabu, 7 Mei 2025, sekitar pukul 21:00 waktu setempat atau pukul 02:00 dini hari waktu Indonesia Barat. Asap ini menjadi penanda, belum ada Paus baru yang terpilih dalam pemungutan suara pertama ini. Sementara itu, di Alun-Alun Santo Petrus, tampak ribuan umat katolik tengah menunggu asap putih mengepul sebagai tanda terpilihnya paus baru. Mereka tengah bersemangat menantikan paus baru yang diutus oleh roh kudus. Awal mula sistem konklaf modern dapat ditelusuri ke abad ke-13. Pada tahun 1268 atau 7...

Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Korban sipil terus berjatuhan di Papua.

Gambar
Artikel: Paniai Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua Paniai- Melangkah Tanpa Alas Kaki- Saatnya Pemerintah Indonesia hentikan semua kebijakan poltik pembangunan berkedok akomodasi modal korporasi oligarki dan kapitalisme di Papua.  Segera dorong perundingan politik sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah segera kencatan senjataTPNPB DAN TNI/ Polri di Papua. Kekerasan di Papua sejak bukan hal yang baru, ini sudah terjadi sejak 1961 tepatnya 19 Desember Trikora dikumandangkan oleh Soekarno untuk operasi militer dan aneksasi bangsa papua ke dalam indonesia untuk kepentingan ekonomi politik dan bagian dari neokolonialisme. Pemerintah indonesia memiliki tanggung jawab penuh atas korban sipil di Papua, sikap acuh tak acuh yang ditunjukan oleh pemerintah indonesia terkesan sengaja memelihara konflik ini terus menelan nawa rakyat yang tak berdosa. Jika negara tidak mengambil tindakan poltik yang damai dan bermartabat seperti negosiasi atau perundingan damai secara bermarta...

Jubir TPNPB-OPM Bantah, Ada Pembentukan Kodap Baru di Intan Jaya Papua Tengah

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua Holandia- Melangkah Tanpa Alas Kaki- Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom membantah adanya pembentukan Komando Daerah Pertahanan III D Dulla di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah tegas Juga, sebby Sambom titak perlu berikan Kodap-Kodap karena saat ini dalam medan pertempuran masih berlanjut di papua Tengah . lanjut Sebby mengatakan, manajamen markas pusat TPNPB-OPM sama sekali tidak mengubah struktur Kodap apapun saat ini. Ia mengatakan, apabila ada perubahan struktur atau pembentukan Kodap, itu terjadi tanpa koordinasi dengan markas pusat. Jadi itu saya anggap ilegal karena itu orang-orang ambisius yang buat. Sebab, tidak ada istilah yang Kodap III Dulla segala macam,” kata Sebby kepada Melangkah Tanpa Alas kaki, Selasa, 18 Maret 2025. Sebby menegaskan bahwa pembuatan atau pemekaran Kodap baru harus atas persetujuan manajemen markas pusat dan diregistrasi di sana....