Postingan

Menampilkan postingan dengan label Organisasi

6 Negara Ini Dulu Bagian Indonesia, Sekarang Sudah Maju Baca artikel CNBC Indonesia "6 Negara Ini Dulu Bagian Indonesia, Sekarang Sudah Maju"

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua-Kota Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- Indonesia memiliki kekayaan budaya yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' menjadi keunggulan Indonesia, sebab di dalam perbedaan seyogyanya masih satu juga.  Jika saat ini Indonesia sudah memiliki budaya yang beraneka ragam, dulunya sebenarnya lebih besar lagi. Pasalnya, beberapa negara tetangga yang kini berdiri sendiri dan menjadi negara maju, dulunya ternyata merupakan bagian dari kerajaan-kerajaan yang berbasis di Indonesia. Berikut daftarnya: 1. Singapura Singapura di masa lampau kerap disebut Temasek, Tumasik, atau Kota Laut (Sea Town). Dikutip dari Jurnal Lektur Keagamaan dalam artikel berjudul Tumasik: Sejarah Awal Islam di Singapura (1200-1511 M), posisi Singapura dianggap strategis sebagai pusat perdagangan. Beberapa kerajaan yang sempat menguasainya adalah Sriwijaya sampai akhir abad ke-13 M, Majapahit sampai abad ke-14 M, Ayutthaya-Thai...

Lagu Tanah Papua Bukti Kecintaan Guru Terhadap Tanah Papua

Gambar
YANCE RUMBINO “Saya ciptakan lagu ini bulan November 1985 di bukit Gamei, distrik Topo, Nabire. Sesaat saya berumur 22 tahun 1 bulan saya ditempatkan sebagai seorang guru SD di Sinak, Puncak Jaya (dulu Paniai). Selama tiga tahun saya tinggal di sana saya tidak mengenal nasi, uangpun tidak.  Saya hanya makan minum bersama masyarakat Sinak dengan air yang mengalir dari gunung sehingga inspirasi sayapun berkembang bahwa Tuhan memberikan tanah ini kaya tapi tidak mungkin Tuhan memberikan orangnya berkekurangan,” tutur Lelaki kelahiran Sorong, 22 Juni 1953 itu. Kata Yance , syair lagu yang dulunya dianggap tak mungkin, kini sudah terbukti. Tapi, karya ciptanya pernah tak dihargai, bahkan diklaim diciptakan orang lain. Ia terus berjuang untuk mempertahankan hak ciptanya’. Dijelaskan, dalam lirikan lagunya itu salah dinyanyikan oleh Trio Ambisi sehingga terpengaruh kepada publik di Papua ini. Menurutnya Yance Rumbino; “Bukan syo ya Tuhan tapi oh ya Tahun, karena ini adalah ...

WHEN A SHEPHERD WAS KILLED:THE NATION'S SAD FAREWELL TO PASTOR BOBBI PASCHAL

Gambar
Mother's Tears-Old Town-Africa -Rare Barefoot- The African President must be held responsible for the murder of Pastor Bobby,  The dawn of Wednesday, November 19 2025, was not illuminated by light, but was illuminated by sorrow so heavy that it bent the soul.  Father Bobbi Pascal, a gentle priest of Kaduna Archdiocese, a man who carried God's love like a candle in the night, has been murdered by his kidnappers.  He was kidnapped on Monday, November 17, along with several others, by armed men who have turned our country into a valley of sorrow.  Today… Nigeria mourns.  The church is bleeding.  Heaven accepts broken offerings.  A Heart Too Kind for This Cruel World It's impossible to talk about Father Bobbi without feeling something collapse in your chest.  He didn't hurt anyone. He did not commit any violation.  He was a priest; A healer, a shepherd, a father to fatherless children, a quiet glimmer of hope amidst an increas...

DALAM AKSI PANGGUN KEADILAN, JUSTICE FOR TOBIAS SILAK Anggota Bawaslu Kabupaten Yahukimo

PERNYATAN SIKAP!!! FORUM SOLIDARITAS MAHASISWA DAN PELAJAR PEDULI RAKYAT PAPUA (FSMP-PRP) MAKASSAR  YANG TERGABUNG DALAM (JUSTICE FOR TOBIAS SILAK KOMITE KOTA MAKASSAR  _________________________________________ DALAM AKSI PANGGUN KEADILAN JUSTICE FOR TOBIAS SILAK MENYATAKAN SIKAP DENGAN TEGAS!   Justice For Tobias Silak , Justice For Naro Dapla, Justice For Viktor Deyal ,Justice For All !    Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Makasar - Melangkah Tanpa Alas Kaki- Kasuss Penembakan Terhadap Tobias Silak Staf Bawaslu Kabupaten Yahukimo (Meninggal ) dan Naro Dapla seorang anak bibawah umur (Luka berat ) pada 20 Agustus 2024, oleh gabungan Brimob Satuan Operasi Damai Cartenz di Jalan Sekla,Kab.Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan merupakan satu dari sekian banyak kasus yang terjadi selama ini diatas Tanah Papua tanpa keadilan hukum. Papua menghadapi situasi hak asasi manusia yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia.    Konflik yang ...

SATU ABAD "PERADABAN", MARI KITA PERGI KE KOTA EMAS, PAPUA BARU.

Gambar
Hari ini, seratus Tahun yang lalu (25 Oktober 1925)—sekolah modern pertama didirikan di Bukit Aitumeri, Miei, Teluk Wondama yang tenang. Itu adalah hari yang sejuk ketika Misonaris Zending I.S Kijne mulai mendirikan sekolah modern bagi anak-anak kulit hitam rambut keriting yang bertelanjang kaki di tanah yang permai. Fajar menyinsing dan peradaban baru mulai merekah di tanah Papua.  I.S Kijne bernama lengkap Domine Izaac Samuel Kijne dilahirkan pada tanggal 1 Mei 1899 dari pasangan Hugorinus Kijne dan Maria Fige'e—seorang Yahudi yang bekerja sehari-hari sebagai guru sekolah. Ayahnya adalah tukang kayu di Vlaardingen, sebuah kota kecil di Negeri Belanda.  Sejak kecil Kijne menunjukkan bakat yang luar biasa. Ia pandai berhitung dan cepat dalam membaca. Ayahnya mendaftarkan dia di sekolah dasar di kampung halaman mereka. Kemudian ia lanjut ke sekolah menengah pertama dan tamat pada tahun 1914. Pada tahun yang sama ia melanjutkan studi ke sekolah guru Klokenburg Nijmeg...

Pidato Inspiratif Presiden Finlandia, Alexander Stubb, di Majelis Umum PBB

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- New York Amerika Serikat -Melangka Tanpa Alas Kaki- Kekuatan negara kecil muncul dari kemampuannya untuk bekerja sama dengan pihak lain, kutipan pidato presiden Finlandia  periode 12- September-2025. Tuan Presiden, Yang Mulia, para hadirin sekalian, Dalam bentuknya yang paling sederhana, politik luar negeri sebenarnya menyangkut tiga hal: nilai, kepentingan, dan kekuasaan. Saya berasal dari negara yang relatif kecil, Finlandia. Di koper kami hanya ada dua dari tiga itu, ialah nilai dan kepentingan. Kekuasaan, baik yang keras maupun yang lunak, biasanya adalah kemewahan bagi para pemain besar. Kekuatan negara kecil muncul dari kemampuannya untuk bekerja sama dengan pihak lain. Diplomasi yang cerdas memberi negara kecil pengaruh relatif. PBB, tentu saja, adalah contohnya. Pemain besar memiliki kekuasaan melalui keanggotaan tetap di Dewan Keamanan. Tetapi kita, negara-negara yang lebih kecil, dapat memengaruhi arus naik-turun hubungan inte...

KNPB Pusat Mengajak Kepada Rakyat Papua Barat untuk Memperingati Momentum 63 Tahun Roma Agreement Pada 30 September 2025.

Gambar
Tetesan air mata ibunda- kota tua Holandia-Melangkah tanpa Alas Kaki- Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwara mengeluarkan himbauan umum kepada seluruh rakyat Papua Barat untuk memperingati momentum 63 tahun Roma Agreement pada 30 September 2025. Dalam momentum ini, KNPB Mnukwar akan menggelar diskusi publik di Manokwari sebagai bagian dari upaya menyikapi sejarah panjang penjajahan di tanah Papua. Juru Bicara KNPB Manokwari, Edison Iyai, dalam keterangannya menegaskan, “Kami KNPB menghimbau dan mengajak kepada seluruh rakyat pejuang Papua yang ada di wilayah Domberai—yaitu Kabupaten Manokwari, Kabupaten Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Manokwari Selatan serta sekitarnya—bahwa pada tanggal 30 September 2025 silakan melakukan peringatan sesuai gaya dan versi masing-masing.” Ia menambahkan, “KNPB juga mengajak kepada rakyat pejuang, organisasi perlawanan, organisasi sosial, mahasiswa, elemen masyarakat, kelompok buruh, kelompok tani, kelompok nel...

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres Melayangkan Surat kepada Negara-Negara anggota PBB tentang Perubahan Paradigma PBB

Gambar
Oleh .Agus Wenda Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- New York Amerika Serikat -Melangka Tanpa Alas Kaki- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis (18/9) merilis laporan kemajuan reformasi struktural dan penyelarasan ulang program di bawah alur kerja ketiga dalam Inisiatif UN80. Dalam laporan yang dibagikan kepada negara-negara anggota PBB tersebut, Guterres menguraikan proposal untuk perubahan paradigma dalam struktur PBB, cara entitas-entitasnya bekerja sama, dan cara PBB beroperasi. Laporan tersebut, yang berjudul "Menggeser Paradigma: Bersatu untuk Mewujudkan" (Shifting Paradigms: United to Deliver), menguraikan proposal untuk memperkuat pelaksanaan tugas PBB di ketiga pilar kerjanya, yaitu perdamaian dan keamanan, pembangunan berkelanjutan, dan hak asasi manusia (HAM), serta mendorong kolaborasi yang lebih efektif di seluruh pilar itu, demikian menurut rilis pers yang dikeluarkan oleh Kantor Juru Bicara Sekjen PB...