Filsafat Albert Camus dan Kesadaran yang Datang Tanpa Diundang
Ada sebuah jalan yang sudah kita lewati beribu kali. Toko yang sama. Pohon yang sama. Orang-orang yang bergerak dengan cara yang sudah kita hafal, tanpa perlu berpikir lagi. Lalu, pada suatu sore yang biasa-biasa saja, sesuatu bergeser. Hanya sepersekian detik. Jalan yang begitu kita kenal itu tiba-tiba terasa asing. Orang-orang di sekitar kita seperti bergerak sendiri, tanpa alasan yang jelas. Kita berdiri di sana, bertanya-tanya: apa sebenarnya yang sedang terjadi di sini? Lalu perasaan itu hilang. Dunia kembali seperti biasa. Kita meneruskan langkah. Albert Camus menyebut momen kecil itu sebagai perjumpaan pertama dengan yang absurd. Dan seluruh esainya tentang Sisifus sebenarnya adalah usaha menjelaskan satu hal: mengapa momen sekecil dan sesingkat itu yang biasanya langsung kita lupakan ternyata menyimpan sesuatu yang sangat penting tentang cara manusia menjalani hidupnya. Camus tidak langsung bicara soal absurditas. Ia mulai dengan sesuatu yang lebih sederhana: cembur...