Postingan

Sejak kapan PAPUA Milik militer Indonesia...?.

Gambar
Tanah di Papua bukan sekadar wilayah geografis, melainkan bagian dari identitas, sejarah, dan warisan leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.  Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Holandia Jayapura -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Jayapura, 7 Juni 2026 – Pertanyaan tajam dan menyentuh hati, “Sejak kapan tanah Papua ini milik TNI punya?”, meluncur dari bibir Pastor Jhon Bunay, tokoh masyarakat dan pemuka agama yang dikenal vokal memperjuangkan hak-hak warga Papua.  Pernyataan diatas ini bukan sekadar kalimat tanya, melainkan cerminan kegelisahan mendalam yang dirasakan banyak warga di tanah ini terkait keberadaan dan penguasaan wilayah yang kian meluas oleh aparat pertahanan.   Dengan nada bicara yang tenang namun tegas, penuh kebijaksanaan dan rasa tanggung jawab, Pastor Jhon Bunay mengungkapkan keresahan yang sudah lama bersemayam di benak masyarakat adat. Baginya, tanah di Papua bukan sekadar wilayah geografis, melainkan bagian dari identitas, sejarah, da...

Keluarga Laporkan Mama Yasinta Hilang Kontak, Diduga Dibawa ke Jakarta Terkait Film "Pesta Babi"

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Merauke -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Merauke - Keluarga tokoh adat Suku Marind-Anime, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau "Mama Yasinta", melaporkan kehilangan kontak dengan beliau sejak Minggu 24/5/2026. Pengakuan ini disampaikan keluarga lewat video yang diunggah kanal YouTube Jubi TV pada Minggu 31/5/2026. Kronologi Versi Keluarga   Menurut anggota keluarga dalam video tersebut, kontak terakhir dengan Mama Yasinta terjadi Sabtu 23/5/2026. Itu bersamaan dengan viralnya video pengakuan Mama Yasinta soal penggunaan wajahnya tanpa izin di film dokumenter "Pesta Babi". Mulai Minggu 24/5/2026, keluarga mengaku tak bisa menghubungi Mama Yasinta. Ia disebut sudah tidak berada di kediamannya sejak Minggu malam. Keluarga menduga Mama Yasinta saat itu berada di "Pos TNI" Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab, Merauke. Ia juga terlihat bersama seseorang yang diduga personel TNI pengamanan Proyek Strategis Nasional di Kampung W...

Sutradara Film Pesta Babi, Dandhy Laksono Semprot Pihak yang Antar Mama Sinta ke Jakarta Lapor Polisi, Diam saat Tanah Direbut

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Jakarta melangkah Tanpa Alas Kaki- JAKARTA, Framing News TV – Sutradara film dokumenter Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono, memberikan tanggapan terkait laporan yang diajukan Mama Yasinta atau Mama Sinta terhadap film tersebut. Mama Sinta merupakan salah satu tokoh yang tampil dalam film dokumenter tersebut. Namun, belakangan ia menyampaikan keberatan dan melaporkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian. Dandhy Hormati Langkah Hukum Mama Sinta Dalam keterangannya pada Sabtu (30/5/2026), Dandhy menegaskan bahwa dirinya menghormati keputusan Mama Sinta untuk menempuh jalur hukum. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan keberatan dan mencari penyelesaian melalui mekanisme yang berlaku. Di sisi lain, Dandhy juga menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di Papua sebagaimana diangkat dalam film dokumenter tersebut. "Kami hormati pilihan Mama Yasinta. Sebagaimana kami menghormat...

PAPUA IS NOT EMPTY LAND:A CALL FOR JUSTICE, INDIGENOUS PEOPLES' RIGHTS, AND THE FUTURE OF PAPUA

Gambar
Sorong, Southwest Papua 2 June 2026 Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Sorong -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Today, Indigenous youth and local communities in Malamoi once again raise their aspirations. This is not an act of rejecting development. This is a call for justice. This is a call for respect. This is a call for the recognition of Indigenous Peoples' rights, environmental protection, and democratic participation in every decision that directly affects our lives, our forests, and our future. For generations, Indigenous communities throughout Papua have lived side by side with nature. Long before modern development programs arrived, our ancestors fulfilled their needs through local food systems that were deeply connected to the land. Sago, sweet potatoes, cassava, taro, bananas, forest products, rivers, and traditional ecological knowledge have sustained Indigenous communities for centuries. Therefore, many Indigenous communities continue to ask one simple but importan...

Mama Yasinta Moiwend Lapor Kombes Metro jaya jakarta adalah Dorongan dan Tekanan, Bukan Inisiatif Sendiri.

Gambar
Timur mata hati 01.06.2026 Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Holandia Jayapura -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Jayapura, Kasus Mama Yasinta Perlu Dilihat dalam Konteks Penindasan dan Hegemoni Kolonial. Film Dokumenter Pesta Barapen Babi Adalah Simbol Budaya yang Sedang Terluka. Mama Yasinta Moiwend menggugat Inisiatif sebelumnya sendiri. "Ini adalah Dorongan Bukan Inisiatif sebelumnya Mama Yasinta Moiwend menggugat". Karena Hidup dalam Tekanan dan Penekanan, Kebenaran Menjadi Kejahatan Itu "Biasa". A, Pandangan PASTOR JHON BUNAY: Terkait Film Dokumenter Pesta Barapen Babi. MENYATAKAN BAHWA FILM PESTA BABI ADALAH “SIMBOL BUDAYA YANG SEDANG TERLUKA” 🕊️🌿 “Pesta Babi bukan sekadar judul film atau dokumenter biasa. Ia adalah cermin dari luka budaya kita — tanda nyata bahwa identitas, tanah leluhur, dan cara hidup Orang Asli Papua sedang diinjak, dirampas, dan terancam punah.” Pastor Jhon Bunay Pr. (Imam Keuskupan Jayapura, Pendeta Pribumi Papua)   ...