Postingan

FISIOLOGI KEHIDUPAN

Gambar
Jaga Karakter Anda Karena Akan Menjadi Takdir Anda Karakter bukan sesuatu yang lahir secara instan; ia terbentuk dari pilihan kecil yang kita buat setiap hari, dari kesabaran dalam menghadapi kegagalan, dari kejujuran yang tetap kita pegang meski mudah untuk berbohong, dan dari keberanian untuk menghadapi diri sendiri sebelum menghadapi dunia. Takdir bukan hanya garis waktu yang ditentukan oleh nasib. Ia adalah cerminan dari karakter yang kita bangun. Jika kita menanamkan integritas, rasa empati, dan keteguhan hati, kita menyiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang selaras dengan nilai-nilai itu. Sebaliknya, jika kita menyerah pada kebohongan, kemalasan, dan kemarahan, kita akan menemukan bahwa hidup menuntun kita pada jalan yang dipenuhi akibat dari tindakan-tindakan itu. Dengan menjaga karakter, kita bukan hanya membentuk masa depan, tetapi juga memahami hakikat waktu dan pengalaman. Setiap keputusan menjadi batu loncatan menuju diri yang lebih sejati. Karakter menjadi ...

TPNPB Rampas Dua Senjata Laras Panjang Dan Tembak Tiga Aparat Militer Indonesia Di Tembagapura Dan Mendesak Tutup PT. Freeport Indonesia

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda- Melangkah Tanpa Alas Kaki _Siaran Pers Ke V Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Rabu, 11 Februari 2026 Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.! Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB dari Tembagapura bahwa kami bertanggung jawab atas penembakan tiga orang aparat militer Indonesia serta perampasan 2 unit Senjata SS2, 2 unit magazin dan 50 butir amunisi, kini menjadi aset TPNPB. Ia juga melaporkan bahwa penyerangan yang terjadi di Tembagapura yang mengakibatkan Sertu Arifin tewas, Sertu Hendrikus dan Pratu Hardiansyah luka-luka dilakukan oleh pasukan TPNPB dari Timika dan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya sehingga kami bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut. Kami juga mengimbau kepada Presiden Prabowo Subianto dan Amerika Serikat untuk segera menutup PT. Freeport Indonesia diatas tanah leluhur kami, Tanah Papua. Jika tidak maka TPNPB akan tetap melakukan penyerangan dan penembakan diareal PT. Freeport Ind...

UNIVERSITAS KATOLIK FAJAR TIMUR PAPUA TRANSFORMASI DARI STFT FAJAR TIMUR

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- Sebuah sejarah baru tercipta di Tanah Papua dengan diresmikannya Universitas Katolik (UNIKA) Fajar Timur Papua. Transformasi dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) menjadi universitas ini menandai peningkatan status institusi tersebut dalam jenjang pendidikan tinggi di Indonesia. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua selatan dan Papua Barat Daya, Dr. Suriel Semuel Mofu, S.Pd., M.Ed. TEFL., M.Phil (Oxon) menceritakan awal mula rencana besar ini yang berawal dari komunikasi singkat lewat telepon genggam bersama Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You. "Tiga tahun lalu, bapak Uskup menelepon saya. Uskup menyampaikan jika dirinya ingin mendirikan Universitas Katolik. Waktu itu saya sampaikan kalau peluangnya cuma satu, yaitu perubahan bentuk STFT Fajar Timur sebagai universitas. Kini sudah waktunya STFT Fajar Tim...

FILSAFAT ILMU MAMA DARI SEMUA ILMU

Gambar
Seneca: "Bagi keserakahan, seluruh alam pun terasa tak cukup" Filsuf Stoik Romawi, Lucius Annaeus Seneca, mengungkapkan sebuah kebenaran mendalam dalam kutipannya: “For greed all nature is too little.” Pernyataan ini seakan menjadi cermin bagi manusia modern yang terperangkap dalam pola pikir konsumtif dan rasa tidak pernah puas. Seneca menyampaikan bahwa tidak ada satu pun hal di dunia ini—bahkan seluruh kekayaan alam—yang bisa memuaskan seseorang yang dikuasai oleh keserakahan. Keserakahan: Jurang yang Tak Pernah Terisi Keserakahan berbeda dari kebutuhan. Bila kebutuhan memiliki batas, keserakahan adalah hasrat tanpa ujung. Orang yang serakah akan selalu merasa kekurangan, tak peduli seberapa banyak ia memiliki. Dalam masyarakat yang menjunjung tinggi keberlimpahan materi sebagai tolok ukur kesuksesan, keserakahan sering kali tidak dikenali sebagai penyakit, melainkan disalahartikan sebagai ambisi. Seneca menekankan bahwa keserakahan tidak hanya merusak individu...

Ketika Masyarakat Mempertahankan Alam Leluhur-Nya, Negara di Penjarakna Rakyat

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua-Kota Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- Upaya warga dalam mempertahankan lingkungan tempat mereka tinggal tidaklah mudah. Mereka berhadapan dengan ancaman pemenjaraan hingga kekerasan. Di Indonesia, kasus semacam ini senantiasa berulang. Apa pemicunya? Alam merupakan elemen penting bagi masyarakat adat Maba Sangaji yang menetap secara turun-temurun di Halmahera Timur, Maluku Utara. Setiap unsur di dalamnya mempunyai keterkaitan erat dengan laku para penghuninya. Tanah, misalnya, serupa ibu yang menyediakan limpahan berkah kepada seorang anak. Masyarakat adat Maba Sangaji yang mayoritas mencari nafkah dengan bertani, begitu mengandalkan keberadaan tanah untuk menanam segala yang hidup: pala, kopra, cengkeh, sagu, kakao, hingga ubi. Aliran sungai yang membentang panjang adalah tumpuan tak kalah penting. Sungai induk, Sangaji, bercabang ke dalam bentuk-bentuk lebih kecil—Kaplo, Tutungan, serta Semlowos—yang turut menopang daya tahan ...