Puisi Nietzsche Sebuah Api yang Hilang dari Ilmu Pengetahuan
"Mereka dingin, para sarjana ini! Kiranya sambaran petir menghantam makanan mereka, dan mulut mereka belajar memakan api!" Itulah terjemahan bebas dari Nietzsche yang, begitu dibaca, menimbulkan banyak begitu penafsiran, intinya membahas sekumpulan orang terpelajar duduk mengelilingi meja, dengan piring-piring pengetahuan tersaji rapi di depan mereka. Mereka makan dengan tenang, mengunyah dengan sopan, mencatat rasa dengan teliti. Tapi tidak ada api dalam tubuh mereka. Nietzsche, sambil menyaksikan pemandangan itu, berharap petir menyambar makanan mereka agar mulut yang selama ini hanya mengunyah data, akhirnya belajar memakan api. Ini bukan sekadar metafora indah. Ini adalah salah satu serangan paling tajam Nietzsche terhadap dunia akademis bukan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri, melainkan terhadap cara ilmu itu dihidupi, atau lebih tepatnya, tidak dihidupi sama sekali. Apa yang membuat seorang sarjana "dingin" di mata Nietzsche? Bukan kebodohan. J...