Postingan

Menampilkan postingan dengan label Humarind Teologi

KEBIJAKSANAAN FILSAFAT ILMU

Gambar
Konsep Tanpa Batas menurut Anaximander Sekitar tahun 610 SM, di kota pelabuhan Miletus yang ramai di pantai Aegea, seorang pemikir bernama Anaximander mengajukan salah satu pertanyaan paling berani dalam sejarah manusia: terbuat dari apakah segala sesuatu – bukan hanya air, api, atau udara, tetapi segala sesuatu , termasuk unsur-unsur itu sendiri? Jawabannya adalah sesuatu yang tidak dapat Anda lihat, sentuh, atau sebutkan namanya. Ia menyebutnya apeiron – Yang Tak Terbatas. Dengan demikian, ia tidak hanya menawarkan teori baru. Ia mengubah hakikat penyelidikan filosofis itu sendiri. Anaximander dan kedudukannya dalam pemikiran Yunani kuno Anaximander adalah murid dan penerus intelektual Thales dari Miletus , filsuf yang secara luas diakui sebagai orang pertama yang mencari penjelasan alamiah – bukan mitologis – untuk dunia. Thales telah mengusulkan bahwa air adalah zat fundamental, arche (asal atau prinsip), yang mendasari seluruh realitas. Anaximander mewarisi proyek ini ...