Postingan

Menampilkan postingan dengan label Adat istiadat

Legenda – Dari Mana Datangnya BerasManusia makan nasi. Ada yang setiap hari. Tetapi, pernah kah kita terpikir bagaimana beras bisa muncul ??

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- Sebelum membaca legendanya, mohon luangkan sedikit waktu untuk menandatangani sebuah petisi untuk menolak kejahatan yang sedang terjadi di Tiongkok. Sebuah kebaikan kecil tidak luput dari catatan Sang Pencipta. Bantuan Anda sangat berharga. Sementara itu, anjing kecil berenang sekuat tenaga, tubuhnya penuh bulir padi. Tapi oh! Satu per satu biji padi hanyut, “plup! plup!” terbawa ombak. Anjing berusaha melengkungkan tubuhnya, menegakkan ekornya tinggi-tinggi. Penuh perjuangan! Ia sadar, hanya padi di ujung ekornyalah yang masih tersisa. Dengan gigi terkatup rapat, ia berenang terus sampai hampir terengah-hengah. Akhirnya… ia sampai di daratan! Manusia menyambut dengan sorak gembira ketika melihat buliran padi di ujung ekor anjing itu—cikal bakal makanan yang kelak menyelamatkan dunia. Sejak hari itu, padi hanya tumbuh pada ujung tangkai, tak penuh dari pangkal ke atas, karena hanya itulah yang be...

Ramalan Mengejutkan Nostradamus untuk Tahun 2026 Terungkap : ‘Perang Besar dan Kawanan Lebah’

Gambar
Nostradamus juga terkesan mengisyaratkan adanya ketegangan baru antara Eropa Barat dan kemungkinan Asia, meski ia tidak menyebutkan wujudnya secara jelas. Pertarungan ini bisa berbentuk persaingan ekonomi, mengingat Eropa masih berjuang keluar dari kelesuan ekonomi — tetapi ada pula yang menilai bahwa ini adalah ramalan tentang kebangkitan kecerdasan buatan (AI). Dengan Tiongkok dan Jepang yang terus memacu kemajuan teknologi AI, kekhawatiran bahwa robot akan menggantikan pekerjaan manusia makin besar — sesuatu yang mungkin berkaitan dengan gambaran “Barat kehilangan cahayanya dalam keheningan.” Namun tak semua ramalan Nostradamus muram; ia justru menutup prediksinya untuk 2026 dengan nada optimistis. “Bayangan akan runtuh, tetapi manusia cahaya akan bangkit,” tulisnya. “Dan bintang-bintang akan menuntun mereka yang menoleh ke dalam dirinya.” Setelah krisis perang dan kobaran api, Nostradamus menggambarkan masa kelahiran kembali — kemungkinan hadirnya pemimpin baru atau car...

Anak Orang Terkaya di Dunia Hilang di Papua, Belum Ketemu Hingga Kini

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Jayawijaya Wamena -Melangka Tanpa Alas Kaki- Sebagai antropolog muda, Michael Rockefeller sangat tertarik mempelajari kehidupan sosial dan budaya di wilayah-wilayah terpencil dunia.  Ketika mendengar tentang ekspedisi yang akan meneliti suku-suku pedalaman di Nugini Belanda (Kini Papua) dan mendokumentasikan kehidupan mereka, dia tak ragu untuk ikut serta. Masalah pendanaan bukan halangan baginya. Sebab Michael berasal dari trah Rockefeller, salah satu keluarga terkaya di dunia yang menguasai bisnis minyak Amerika Serikat. Ayahnya, Nelson Rockefeller, adalah Gubernur New York. Kelak, dia menjabat sebagai Wakil Presiden AS periode 1974-1978. Sementara sang ibu berprofesi sebagai perawat. Warisan bisnis Rockefeller saat ini adalah Rockefeller Capital Management, sebuah firma wealth management elit. Per Januari 2025, perusahaan ini mengelola aset US$151 miliar. Pada November 1961, Michael Rockefeller tiba di Papua setelah menempuh...

Bukan Konsep, tapi Mekanisme dan Siasat Elite Mencuri Pers (Respon terhadap Konseptor FMP I)

Gambar
17 Jan 2026 Siorus Ewainaibi Degei Pencinta Media Papua Duduk Perkaranya Pasca kegiatan Festival Media Papua (I) yang berlangsung di Nabire, ibu kota provinsi ilegal Papua Tengah (13 Januari-15 Januari 2026) saya sempat melayangkan sebuah tulisan dengan judul “Festival Media Papua (I) sebagai Molotov tanpa Bunyi: Catatan Kritis seputar Festival Media Papua I”. Tulisan tersebut berisi kritikan saya atas kegiatan FMP, sasaran tembak kritikan itu adalah mekanisme kegiatan FMP dan siasat elite mencuri denyut kritisisme pers atau operasi penjinakan suara-suara kritis opisisi pers di tanah Papua oleh penguasa dan pengusaha. Tulisan tersebut saya muat pada media Nadi Papua, sebuah media yang menurut saya masih teguh menjaga marwah jurnalisme Papua, ia memang baru lahir, namun tentu tidak dengan jurnalis-jurnalisnya yang punya rekam jejak baik, kredibel, dan independen. Tidak berselang lama ketika tulisan itu terekspos datang banyak tanggapan, termasuk dari pihak-pihak yang turut t...

MERENUNG MASA LALU PAPUA: "Meraih Impian di Masa Depan"

Gambar
" _Tanah air dan bangsa Papua sedang dalam kehancuran dan pemusnahan; Apa yang kita harus buat untuk selamatkannya?_ "  Hari ini 30 Desember pengunjung tahun 2025. Mari kita bermenung masa lalu bangsa Papua untuk menata masa depan Papua yang damai sejahtera.  Segala yang ada di Tanah Air Papua adalah titipan dari Tuhan Allah pencipta langit dan bumi. Di atas Tanah air Papua telah dihuni oleh para leluhur kita. Kita suku suku asli di Papua adalah ahli warisnya.  Berdasarkan penelitian, di Tanah Papua Barat dihuni sekitar 273 suku asli. Kita 273 suku asli ini adalah ahli waris Tanah air yang dijuluki "negeri cenderawasi, negeri Kangguru, negeri Kasuari"; Pulau Papua dijuluki demikian karena pulau ini berbentuk tiga margasatwa ini. Tanah air Papua dijuluki pula "negeri emas" karena sungai sungai di Papua mengalirkan emas.  Allah moyang Papua yang adalah moyang segala bangsa menempatkan suku suku asli di Tanah ini dengan batas yang amat jelas. Seti...

Penemuan Sains Berkat Mimpi-Mimpi Misterius

Gambar
Mimpi adalah hal yang misterius. Bila kita baca kisah-kisah ilmuwan ini, Sang Pencipta seperti membantu manusia untuk menciptakan sejarah melalui petunjuk di dalam mimpi. Sebelum membaca berbagai kisahnya, mohon juga luangkan sedikit waktu untuk menandatangani sebuah petisi untuk menolak kejahatan yang sedang terjadi di Tiongkok. Kita percaya, sebuah kebaikan kecil sangat berharga dan tidak akan luput dari catatan Yang Maha Kuasa. Carl Friedrich Gauss, sang Pangeran Matematika Ahli matematika Jerman) 1. Carl Friedrich Gauss melihat dengan jelas hukum induksi magnetik dalam mimpinya, yang juga dikenal sebagai hukum Gauss. Mimpi ini memberi petunjuk untuk eksperimennya. Hasilnya, penemuan Gauss membawa revolusi besar di dunia sains modern. 2. Matematikawan super jenius, Srinivasa Ramanujan lahir dari keluarga miskin di India Selatan pada 1887. Legenda mengatakan bahwa seorang Dewi muncul dalam mimpinya dan menunjukkan kepadanya rumus-rumus matematika. Orang-orang India pada s...

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Menanggapi Terkait Melarang Demonstrasi Wali Kota Jayapura

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Holandia Jayapura -Melangka Tanpa Alas Kaki- Ketua KNPB Numbay Menanggapi pernyataan Wali Kota Jayapura bersama 15 kampung yang melarang aksi demonstrasi damai dan menggantinya dengan dialog, Ketua I KNPB Wilayah Numbay, Wekcho Kogoya, menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh bersikap anti terhadap demonstrasi rakyat pada 4/11/2015.  Aksi damai merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin dalam UUD 1945, dan pemerintah seharusnya menunjukkan wajah demokratis, bukan sebaliknya. Berikut poin-poin sikap resmi KNPB Wilayah Numbay: 1. Menolak kebijakan anti-demokrasi. KNPB menilai kebijakan Wali Kota Jayapura bertentangan dengan semangat demokrasi yang dijamin dalam UUD 1945 Pasal 28, yang memberikan hak kepada setiap warga negara untuk berpendapat, berserikat, dan berkumpul secara damai. Melarang demonstrasi berarti menutup ruang konstitusional rakyat untuk menyampaikan ...