Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

𝐓𝐔𝐉𝐔𝐇 𝐓𝐀𝐍𝐃𝐀 π’π„π’π„πŽπ‘π€ππ† 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇 𝐒𝐀𝐇𝐀𝐁𝐀𝐓 π’π„π‰π€π“πˆ πƒπ€π‘πˆ 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Kota Jeruk 🍊 -Melangkah Tanpa Alas Kaki - Ada MASA dalam hidup ketika ruangan di sekitar kita tiba-tiba terasa kosong. Sebuah krisis datang, dan orang-orang yang kita pikir akan selalu ada tampak menjauh. Seringkali dalam momen sunyi dan menyakitkan itulah kita mulai melihat nilai sejati dari persahabatan. Persahabatan yang tidak menghilang ketika hidup menjadi sulit. Persahabatan yang tidak diam saja ketika kita berjalan di jalur yang salah. Alkitab berbicara tentang persahabatan lebih dari yang kita sadari.  Daud dan Yonatan, Rut dan Naomi, bahkan teman-teman yang mengusung seorang lumpuh kepada Yesus.Kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa persahabatan lebih dari sekadar minat yang sama atau masa-masa indah. Persahabatan adalah salah satu cara Allah menunjukkan kasih, perhatian, dan tuntunan-Nya dalam hidup kita. Sayangnya, di dunia saat ini, persahabatan sejati bisa terasa langka. Ada hubungan yang dibangun atas dasar kenyamanan ata...

Nasirun Sang 'Seniman Gorengan' Itu Berpulang

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Jogyakarta - Melangkah Tanpa Alas Kaki- Jogyakarta _Maestro seni lukis Nasirun berpulang pada usia 61 tahun. Seniman asal Cilacap yang berdomisili di Yogyakarta itu bukan sembarang pelukis. Sejak dekade 90an, namanya booming dan lukisan-lukisannya meledak di pasaran sampai dilabeli sebagai 'seniman gorengan'. Sejak tahun 1997, Nasirun ngeh kalau namanya kerap dilabeli sebagai 'seniman gorengan', bahkan sampai akhir hayatnya. "Di tahun 1997, saya termasuk yang dibilang seniman gorengan. Sekarang saya merasa keberhasilan itu salah satu yang membuat laku dan sekarang saya merasa berbalik 100 persen," ujarnya kepada redaksi detikcom saat diwawancarai di kediaman pribadinya di Bayeman, Jalan Wates, Yogyakarta. Padahal Nasirun sama sekali tidak berpikir tentang pasar seni. Ia hanya fokus berkarya, melukis, dan melukis lagi. "Saya termasuk yang 'saruh' tentang pasar. Belakangan ini saya agak sediki...