Puisi Pilu Hidup

Karya. Sekuriti jln raya 
Luka lama belum sembuh
Masih membekas dalam tabuh
Menyayat perih saat gambuh
Merekat erat tak dapat disentuh

Kering namun membekas
Menatap pilu sang luka
Yang kembali terbuka
Oleh kepastiaan yang tak ada

Kenangan yang lalu teringat kembali
Disaat kau pergi meninggalkanku lagi
Disini menangis tanpa henti
Melihat kau membawa separuh hati

Hidup sampai sebatas 
pilu oleh derita hati

pilu oleh tekanan kerinduan
tak mampu bertahan saat bayangan dirimu menghiasi panorama kalbuku

cinta yang kau janjikan kini hanyalah sebuah siksa
janji yang terhormat
janji cinta kehidupan mu membuat  terperosok kedalam palung derita

Kau boleh tersenyum dengan derita rindumu
Karena Tuhan berharap kau perduli dengan cintamu kehidupan 
Dan berharap bahagia saat kau sadar santai derita 
Betapa tahun Masehi sangat mencintaimu

Hikayat mulai mu lantunkan
Hasrat pilu dalam keheningan
Diantara rentetan barisan
Hitam pun didendangkan

Hanya lantunan diam dalam suaramu
Di sela tebing air mata dan darahmu
Teringat akan harmoni jiwa nuranimu
Inilah tabir istana kerinduanku.

Kediaman 24/01/2023
Post. Admind

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK Anda, KATA-KATA Anda, KISAH Anda, PUISI Anda, CINTA-NYA Anda Atau Pun SANJAK Anda TERUNGKAP DISINI

Jadwal Siaran Langsung Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Laga Pembuka Grup I.

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Kembali Baku Tembak Dan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Tetapkan Wilayah Pengungsi