REFLEKSI DIRI

Naning Zein
jika jejak telah merupa bias 
tangan tangan kecil berjarak kaku.
riuh berputar imajinasi rumpang ter eja
pada suara suara sumbang di separuh pikir

Perihal kasta yang merampas pekerti
padahal langkah telah cukup terhentak
pada sisa sisa mimpi kemarin
nyatanya ruang hanyalah fatamorgana rupa

Aku berlari terlalu kencang
hingga kaki ku tersesat tanpa peduli arah
memaksa putik harapku terlalu dini mengembang
dan tangan kecilku tak mampu menggenggam laju

Ini bukan tentang satir diri
bukan juga prediksi yang menggandeng ekspectasi
hanya bait pecah tersudut makna
tentang suara lantang yang tak pernah ingin di dengar,

Post. Admind

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK, KATA DAN KISAH, CINTA, PUISI, SANJAK

Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, Orang Sulawesi yang Mengklaim Diri Sebagai “Anak Papua”

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Kembali Baku Tembak Dan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Tetapkan Wilayah Pengungsi