Brigjend Egianus Kogeya Meminta Agar Militer Indonesia Segera Kembalikan Jazad Arestina Giban Yang Disembunyikan

Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Nduga -Melangka Tanpa Alas Kaki- Militer Indonesia Lakukan Serangan Bom Di Wilayah Pengungsi, Brigjend Egianus Kogeya Meminta Agar Militer Indonesia Segera Kembalikan Jazad Arestina Giban Yang Disembunyikan 

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Brigjend Egianus Kogeya dari Nduga pada hari Rabu, 31 Desember 2025 bahwa saya dan pasukan TPNPB dari Batalyon Wesem sejak kemarin hingga hari ini sedang melakukan pencarian seorang anak kecil atas nama Arestina Giban berusia 7 tahun yang ditembak mati lalu jazadnya disembunyikan oleh aparat militer Indonesia saat melakukan operasi militer melalui darat dan udara sejak 10-12 Desember 2025 di Distrik Gearek.

Brigjend Egianus Kogeya juga melaporkan bahwa wilayah Distrik Gearek adalah wilayah sipil atau tempat pengungsian yang tidak boleh menjadi sasaran operasi maupun serangan bom oleh militer indonesia, karena perang hanya bagian dari Habema sampai Batas Batu yang telah ditentukan oleh kami sejak tahun 2018, diluar dari wilayah tersebut adalah wilayah sipil atau tempat pengungsian. Brigjend Egianus Kogeya juga mengingatkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Agus Subiyanto bahwa anda jangan bunuh anak kecil dan masyarakat sipil lalu menyombongkan diri anda. Jika mau perang silahkan datang lawan kami, kami ada di wilayah Habema sampai Batas Batu.

Dalam hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menghimbau kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera perintahkan kepada aparat militer indonesia untuk segera kembalikan Jazad Arestina Giban yang ditembak mati lalu jazadnya disembunyikan oleh aparat militer. Dan kami juga menegaskan agar hentikan serangan bom melalui darat dan udara di pemukiman warga sipil di Tanah Papua selama melakukan operasi khusus melawan TPNPB. Jika mau perang silahkan datang ke Markas TPNPB yang berbeda di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh tanah Papua, kami siap lawan.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Agus Subiyanto untuk menghormati hukum humaniter internasional dalam perang di Papua dan juga seluruh bangunan sipil seperti sekolah-sekolah, gereja, rumah sakit dan bangunan sipil segera kembalikan kepada rana sipil karena jika hal tersebut masih saja terjadi maka TPNPB wajib eksekusi seluruh bangunan sipil yang dijadikan pos militer indonesia di seluruh tanah Papua.

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Rabu, 31 Desember 2025 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM. 

Jenderal Goliath Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM 

Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM 

Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

Pos.Admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK, KATA DAN KISAH, CINTA, PUISI, SANJAK

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Kembali Baku Tembak Dan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Tetapkan Wilayah Pengungsi

Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, Orang Sulawesi yang Mengklaim Diri Sebagai “Anak Papua”