SEJARAH yang DILUPAKAN

 Aku terbiasa terpengaru dan memaksa hilangkan jejak  Luka 1961.
Membisu adalah jejak-Mu pada tanah pada tonggak pada batu
lontar sejarah bungkam bisu mengeram misteri zaman lalu
adalah tapakmu pada langit pada planit pada rasi bintang
pada bimasakti berbinar-binar
nyaris tak terjangkau gapai nalar.

kian kueja kian kelu lidah batinku di depan aksara gaib-Mu.

kucari yang tak kungerti kuburu yang tak kutahu
kubangkitkan yang tertidur
tetapi jejak-Mu tetap laut rahasia maha dalam tak terkuakkan nyaris tak tereja, selain seperseribu zarrah saja
misteri langitmu  cuma tereja titik-titiknya.

adakah bah dan gempa kemarin dulu 
juga jejak-Mu, juga sentuhan jemari kaki-Mu
ataukah sapaan alam atas langkah-langkah culasku?

dalam kubang lumpur dosa bergelimangan
masih adakah sisa ampunan?

Post. Admind

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK, KATA DAN KISAH, CINTA, PUISI, SANJAK

Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, Orang Sulawesi yang Mengklaim Diri Sebagai “Anak Papua”

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Kembali Baku Tembak Dan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Tetapkan Wilayah Pengungsi