SEHANGAT MENTARI PAGI

Di pekatnya malam aku menemukan 
Setitik cahaya, cahaya yang selalu
Menyinari setiap ruang gelap 
Didalam hatiku. 

Di ujung sapaan senja ini 
Aku kembali merangkai aksara 
Aksara cinta, ditemani gemercik suara hujan 
Yang turun sedari tadi, menuliskan segala keindahan 
Yang engkau tawarkan pada diriku, dan menulis 
Bait-bait kalimat rinduku padamu.

Rindu yang kian hari kian memuncak 
Mengharapkan sebuah temu menghilangkan 
Sebuah jarak yang membentang luas. 

Ku harap rindu itu akan cepat berakhir, berakhir 
Dengan ending yang membahagiakan, ending 
Yang mempertemukan kita di atas 
Samudera cinta yang direstui nya.

𝘋47

Post. Admind

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK, KATA DAN KISAH, CINTA, PUISI, ATAU PUN SANJAK

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Kembali Baku Tembak Dan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Tetapkan Wilayah Pengungsi

Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, Orang Sulawesi yang Mengklaim Diri Sebagai “Anak Papua”