Dalam dunia penuh pura-pura, anak muda sibuk memisahkan dusta dari kata.

Artikel.
Oleh. R.R.@marsel.
Mereka ada di hutan dan tanah kita 
di lorong pabrik dan di jalan raya.

Pemuda tak sempat jadi anak manis 
melihat kepongahan terasa begitu sinis.

Ruang publik didefinisikan oleh uang, 
air di kampung pun kering kerontang.

Alam berubah menjadi bencana atas nama 
investasi sudi dikeruk dan dijarah.

Bagaimana anak muda bisa diam 
ketika aparat justru miskin teladan.

Apa yang salah dibenarkan, 
tersesat dalam pekatnya konflik kepentingan.

Mari menyeru perlawanan lewat berbagai cara. 
Bekerja, mencipta, bersuara, bergerak dalam karya.

Karena asa tidak hanya ada di tangan penguasa 
tapi ‎dalam kehendak warga yang berdaya.

Post. Admind

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK, KATA DAN KISAH, CINTA, PUISI, SANJAK

Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, Orang Sulawesi yang Mengklaim Diri Sebagai “Anak Papua”

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Kembali Baku Tembak Dan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Tetapkan Wilayah Pengungsi