Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 3 Januari 2026
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Yahukimo- Melangkah Tanpa Alas Kaki- Pihak ketiga yang mendirikan Posko-Posko Militer di Yahukimo Di Jalan Gunung menegaskan Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 3 Januari 2026
Menegaskan Kepada Aparat Militer Indonesia Untuk Tidak Melakukan Intimidasi Terhadap Anak Muda Dan Warga Sipil
Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Brigjend Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka dari Markas TPNPB di Yahukimo bahwa kami pasukan TPNPB dari Dua Kowip dan Tujuh Batalyon memberikan peringatan keras kepada Didimus Yahuli, Esau Miram, kepala-kepala suku, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda dan intelektual dari 12 suku yang berdomisili di Yahukimo bahwa jika terlibat dengan aparat militer indonesia lalu mendirikan pos militer di Jalan Gunung maka, kami siap tembak eksekusi mati dimanapun kami dapat.
Brigjend Elkius Kobak juga menegaskan kepada kepala operasi damai chartens, Brigjen Pol Faizal Ramadhani dan seluruh aparat militer indonesia yang sedang melakukan operasi militer di Yahukimo untuk tidak melakukan aksi penangkapan dan penembakan terhadap anak-anak muda di Yahukimo dengan sembarangan setelah menuduh seluruh anak-anak muda bagian dari anggota TPNPB. Kami menegaskan bahwa di Yahukimo juga masih terdapat banyak anak-anak sekolah, mahasiswa, gembala dan pendeta dari kalangan anak muda sehingga hentikan melakukan penangkapan dan penembakan liar terhadap anak-anak muda.
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto, Agus Subiyanto dan Pangdam XVII Cenderawasih untuk hentikan melakukan intimidasi, penangakapan dan penembakan terhadap warga sipil di wilayah-wilayah konflik bersenjata di Tanah Papua, jika hal itu terjadi maka seluruh warga imigran indonesia yang sedang berada di wilayah konflik bersenjata maka segera di evakuasi ke Jawa, Sulawesi, Maluku, Kalimatan dan kembalikan mereka ke habitat asli mereka sebelum eksekusi dilakukan. Karena jika masih saja berada di wilayah konflik kami anggap mereka bagian dari agen intelejen militer pemerintah indonesia yang wajib di eksekusi.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 3 Januari 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.
Penanggung Jawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM
Jenderal Goliat Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM
Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM
Pos. Admin
Komentar
Posting Komentar