MUSIM GUGUR DI HATI KITA
Oleh. Mahesa Jenar.
Sejuta cerita berguguran di hati kita. Angin menyiangi cinta lama bagai tangan malaikat yang menyobek rindang pepohonan. Ada pun di lembar dedaunan, telah kita tuliskan dengan rerantingnya yang paling basah, sekian catatan tentang rencana perjalanan, bulan madu perkawinan dengan seribu puisi buat kenangan di hari tua nanti.
Berjuta cerita berguguran di hati kita. Dedaunan merunduk, reranting kesepian, pokok pohon melapuk, tapi itu tak akan lama. Karena segera tumbuh pula tunas baru, pucuk-pucuk daun baru. Rimbun. Ranum. Hijau muda. Segar. Harum. Dan sekian catatan baru akan kita siapkan, kembali kita tuliskan. Daftar buku dan tontonan, jadwal liburan, hari ulang tahun kelahiran dan perkawinan dengan banyak pesan-pesan. Juga seribu puisi untuk bekal hari tua nanti.
Di hati kita, akan selalu kita temukan musim gugur dengan berjuta cerita. Sebagian masih sama. Sebagian sangatlah berbeda.
Post. Admind
Komentar
Posting Komentar