Langsung ke konten utama

Duka Nasional KNPB Se-Indonesia Atas Kematian Kepala Komisariat Hukum dan HAM YalimoYerry Mabel

Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua- Yalimo -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Kami Komite Nasional Papua Barat KNPB Pusat dan seluruh wilayah turut berduka cita mendala atas meninggalnya secara tidak wajar kawan seperjuangan kami, Kepala komisariat Hukum dan Ham,Komite Nasional Papua Barat atau KNPB Yalimu,Yerri Mabel meninggal setelah mengalami luka tusukkan benda tajam di bagian leher korban dirumah pacarnya oleh mantan suamai di Yalimu pada Kamis ( 27 /6/2024) tepat Pukul 04:10 subuh tadi.

kronologis singkat kasus penikaman terjadi terhadap korban atas nama Yerri Mabel bersama pacarnya selama 3 hari korban diajak Pacar jalan kerumah bersama-sama sampai dengan hari ke-4 korban bersama pacar menginap di rumah perempuan sementara dipantau oleh mantan Suami selama mereka dua berjalan sama-sama. Dari hari ke 2 pelaku dibiarkan sampai dengan hari ke 4 pelaku bertemu korban bersama dirumah pacarnya pada akhirnya, terjadi penikaman di bagian leher korban sampai menghembuskan nafas terakhirnya di rumah tersebut.

Setelah beberapa jam kemudian pacar (alm) pun langsung menghubungi keluarga korban dan keluarga korban langsung datang di TKP untuk mengamankan di bawa ke rumah sakit PUSKESMAS ELELIM untuk melakukan pembalutan nekas penikaman lalu di bawah pulang ke rumah duka. Sementara pelaku hilang jejak usai melakukan penikaman.

I. Yerri Mabel merupakan kepala Komisariat aktif Hukum dan Ham Komite Nasional Papua Barat KNPB wilayah Yalimu.(alm) bergabung dalam gerakan perjuamgam Papua merdeka sejak kecil sebelum KNPB Yalimu dimekarkan ia sudah bergabung dalam gerakan Papua merdeka hinngga KNPB hadir di Yalimo beliau terlibat aktif dalam perjuangan pembebasan Nasional Papua Barat.

II Sifat alm 
Aktif konsisten dan bertanggung jawab atas segala agenda maupun kegiatan perlawanan.Kini beliau tinggalkan kami dengan cara yang tidak layak maka kami selaluh akan ingat kisah perjuangannay, memang kawan pergi tetapi perjuangan besar ini kami akan lanjutkan sampai mengahiri

#KNPB_NEWS
#SKN

Post. Admind 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEPOTONG PERAHU KERTAS

"Satu Pucuk Melawan Seribu" Satu pucuk senjata, melawan seribu musuh Tidak ada harapan, tidak ada kekuatan Tapi aku tidak menyerah, aku tidak mundur Aku akan melawan, dengan satu pucuk senjataku Seribu pucuk senjata, menghadapku dengan garang Tapi aku tidak takut, aku tidak gentar Aku akan melawan, dengan keberanian dan kehormatan Aku akan membuktikan, bahwa satu pucuk senjata bisa menang Musuhku banyak, tapi aku tidak sendirian Aku memiliki keadilan, aku memiliki kebenaran Aku akan melawan, dengan semangat dan kepercayaan Aku akan menang, dengan satu pucuk senjataku Satu pucuk senjata, melawan seribu musuh Tapi aku tidak menyerah, aku tidak mundur Aku akan melawan, dengan keberanian dan kehormatan Aku akan menang, dengan satu pucuk senjataku. TanahAirTercinta WestPapua 🍁🍁🍁 Anak yg Boleh Mencintainya. Anak ku. Ayah sangat merindukan mu. Tetapi Apa yang ayah lakukan hari ini suatu ketika anak besar akan mengerti penindasan atas negeri mu. Anak ku. Ay...

SETELAH DENGAR HASIL UJIAN PAKAIAN SISWA/I SMA Kelas XII Di NABIRE DIWARNAI BINTANG KEJORA POLISI MEMUKUL Mince Heluka, BEBERAPA ORANG MENANGKAP POLISI

Siswi SMA kelas XII,Foto Mince heluka dapat pukul dari Polisi Nabire. Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Kota Jeruk 🍊 -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Nabire Siswa/i SMA kelas 3 dengar hasil ujian, mereka mewarnai pakeyan abu putih dirubah Bendera Identitas diri Papua Barat, Bendera Bintang Kejora/Bintang Fajar Polisi Melakukan pukulan dan penangkapan terhadap siswa/Siswi. Dengan melihat Siswa Mewarnai dengan warna Identitas sehingga beberapa orang anggota polisi dan ada pula yang dapat pukulan dari Polisi pada Senin 06/05/2024. Kata M.D melalui Handphone genggamnya. Penangkapan dan pemukulan dari polisi terhadap teman-teman SMA yang turun pawai kebahagiaan setelah mendengar kelulusan mereka, namun kami merasa kecewa karena polisi-polisi yang berada di Nabire melarang kegiatan kami, Lanjutnya. Kronologis yang Terjadi  Pukul 16: 7 wp. Kurang lebih 9 orang pelajar dikejar oleh 2 orang polisi berpakaian preman dengan kendaraan beroda 2 pengejaran tersebut lokas...

GEREJA BUKAN TEMPAT TERPROVOKASI,GEREJA MENGAJARKAN PERDAMAIAN DUNIA

Artikel, Viktor Yeimo  Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua- Kota Jeruk 🍊 -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Gereja jangan lupa memberi pesan Firman Tuhan tentang pembebasan, keadilan, dan perjuangan kepada umat Tuhan yang sedang terjajah itulah kerja yang benar demi umat di seluruh dunia kata Viktor Yeimo korban rasis satu ini dalam artikelnya. Kurangi khotbah yang menekankan pada ketabahan dan kepasrahan tanpa memberi dorongan untuk bertindak, karena itu akan membuat umat menjadi pasif dan apatis terhadap kondisi penindasan yang mereka alami. Firman Tuhan harus menginspirasi dan memotivasi umat untuk bangkit dan berjuang melawan penindasan. Gereja seringkali kurang mengakomodasi teologi pembebasan yang relevan dalam konteks umat yang terjajah. Teologi pembebasan menekankan pada pentingnya perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan sebagai bagian dari iman Kristen. Gereja perlu mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam setiap khotbah dan pengajaran agar umat merasa didukung d...