Postingan

KITA MASUK KE JENIS MANUSIA YANG MANA? ENIWEI, INI SALAH SATU BUKU FAVORITE DI TAHUN INI!

Gambar
Artikel, Apa yang Anda alami hari ini adalah dampak dari pikiran Anda kemarin. Apa yang akan Anda alami esok hari adalah dampak dari pikiran Anda hari ini. Pikiran yang sedang Anda bayangkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan Anda. Anda berpikir bisa atau tidak bisa, dua-duanya akan benar. Bila Anda berpikir bisa, insya Allah Anda bisa. Tetapi bila Anda berpikir tidak bisa, insya Allah Anda tidak bisa. Jika Anda mengubah cara berpikir Anda, kehidupan Anda pun ikut berubah. Jika pikiran Anda berubah ke arah positif maka kehidupan Anda menuju arah yang positif. Sekali Anda dapat merangkul sepenuhnya kekuatan pikiran Anda, kekuatan itu akan mengubah cara Anda menjalani kehidupan. . Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatu pun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negatif. Semua orang mempunyai potensi kekuatan pikiran. Tapi tak semua tahu dan mampu mengaktifkann...

Apakah Ada Harapan Buat Orang Papua?

Gambar
Oleh. Melki Asoo Artikel, Selama 21 tahun otonomi khusus Papua menjadi kenangan buruk bagi orang Papua dan kenangan indah bagi penjajah Indonesia. Kehadiran otonomi khusus bagi rakyat Papua adalah alat tawar karena situasi politik rakyat Papua yang menuntut untuk merdeka. Namun Indonesia rasa orang Papua masih bodoh, primitif lalu tawarkan otonomi khusus dengan perjanjian selama 21 tahun Indonesia mendidik orang Papua dan melepaskan orang Papua untuk merdeka, namun berjalannya waktu Indonesia melihat Papua sebagai tanah yang tidak bisa di pisahkan karena kandungan sumber daya alam Papua yang begitu banyak  minyak bumi, susu dan madu, emas , gaharu, kayu, batu dan Hutan Alam yang begitu luas dan melimpah mengisi banyak kekayaan. Apakah Banyak Provinsi Dan Kabupaten Adalah Solusi? Mari kita buka mata dari kehidupan sehari-hari kita sendiri, apakah banyak provinsi dan kabupaten adalah solusi untuk mengatasi pelanggan ham di Papua ataukah untuk memusnakan orang pribumi dari...

Segala Sesuatu Diciptakan Dua Kali

Gambar
Oleh. Sahabat Artikel, Apapun yg ada di dunia ini, diciptakan dua kali. Mula mula tercipta di pikiran seseorang, barulah kemudian menjadi wujud nyata. Sebagai contoh, rumah dimana kita sekarang tinggal. Apakah dulu kita memanggil tukang kemudian langsung menyuruh membuat rumah ? Pastilah tidak. Rumah itu digambar dulu, konsultasi dengan calon pemilik apakah sdh cocok atau belum. Bagaimana ruang tidurnya, ruang tamunya, kamar tidur utama, teras, dapur sampai kamar tidur pembantu juga digambar. Gambar bisa dirubah beberapa kali sebelum benar benar dibangun. Selama rumah itu dibangun, terkadang ada perubahan disana sini tetapi umumnya hanya hal hal kecil.  Sekarang, mana yg lebih berharga ? Kehidupan kita secara menyeluruh ataukah rumah yg kita tinggali ?  Kalau rumah yg kita tinggali saja butuh digambar, bongkar, gambar ulang, baru dibangun. Bagaimana dengan kehidupan Anda yg lebih berharga itu ? Pernahkan Anda duduk sejenak, ambil kertas kosong dan ballpoint, kemudi...

Sadar, Bangkit, dan Lawan Penindasan untuk Selamatkan Bangsa West Papua

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda- Kota Tua Holandia- Melangkah Tanpa AlasKaki- “sadar, Bangkit dan lawan terhadap sistem penindasan” adalah kalimat kesimpulan yang tepat atas refleksi kondisi rakyat Papua saat ini. Sebuah kesimpulan yang dapat didorong menjadi solusi bagi rakyat Papua untuk menyelamatkan kehidupannya. Bangkit lawan penindasan harus menjadi gerakan politik yang meluas di seluruh tanah Papua, gerakan politik yang melibatkan semua rakyat Papua di semua sektor: di kota, kampung sampai ke hutan, yang membangkitkan semua rakyat Papua di semua sektor kehidupan: sektor politik, sektor ekonomi, sektor pertanian, sektor pendidikan, sektor kesehatan, sektor kebudayaan dan dalam kehidupan beragama, dalam sebuah perlawanan merebut ruang hidup dan membangun keadilan dan perdamain. Bangkit melawan penindasan harus menjadi gerakan perlawanan rakyat yang mampu menjadi kekuatan politik, mempu membangun sistem politik tersendiri bagi rakyat Papua, yaitu pemerintahan rakyat. Bangkit l...

LENGKAPI AKU

Gambar
Oleh  Mahesa Jenar  Sejak awal kau pasti sudah tahu. Aku akan berusaha menjadi pendamping yang baik untukmu. Tapi, akan selalu ada celah dalam diriku. Aku tak luput dari salah, juga khilaf. Nanti, kuingin kau mengingatkanku jika aku melakukan kesalahan. Tegurlah aku dengan ketegasan, tanpa meluruhkan kelembutan yang tersemat dalam dirimu. Jika nanti aku mulai berbelok, kuingin kau meluruskan kembali jalanku. Jangan biarkan aku keluar dari jalur yang kita tuju. Jangan menjauhkan langkah dari sisiku. Jangan lepaskan hangatnya genggaman tanganmu. Jika nanti kegelapan mulai menyelimutiku, kuingin kau menjadi lampu kapal yang menyala. Menyalalah tanpa kalah pada angin dan badai. Tuntun aku menapaki langkah demi langkah. Hingga kita menemukan tempat paling nyaman untuk menetap; tempat kebahagiaan merumah. Jadi, kuingin kau selalu mengingatkanku. Karena kuyakin, ketaksempurnaanku akan dilengkapi olehmu; seorang perempuan baik yang akan selalu mengingatkanku dalam kebaikan...

Tanpa Suara, Siklus Hidup dan Daur Hidup Budaya Tradisional Papua Melalui Rekonsiliasi

Gambar
Oleh. Alam papua Tetesan Air Mata Ibunda- Kota Tua Paniai- Melangkah Tanpa Alas Kaki_ Dalam budaya tradisional Papua, siklus hidup dimulai dengan kelahiran, di mana bayi disambut dengan upacara adat dan diberi nama oleh orang tua atau tetua adat. Selain itu, ada juga upacara tradisional yang dilakukan untuk memuliakan leluhur dan menghormati alam sekitar. Setelah itu, anak-anak belajar tentang kehidupan dan adat istiadat melalui bimbingan para tetua adat dan kehidupan sehari-hari. Pada masa remaja, anak-anak diberi tanggung jawab untuk membantu orang tua dan belajar tentang kehidupan dewasa. Ketika dewasa, seorang warga Papua menjadi anggota masyarakat yang terlibat dalam kegiatan sosial, ekonomi, dan politik. Mereka dilatih dalam kepemimpinan, kepemilikan tanah, pertanian, perikanan, dan kegiatan perburuan. Saat mencapai usia yang lebih tua, seseorang menjadi tetua adat dan memiliki tanggung jawab untuk memimpin upacara adat dan menjaga keselarasan masyarakat. Selain itu, ...

MENGIRIM JENASAH DANA SEBES RP 70,000,000,00 (TUJUH PULUH JUTAH RUPIA), SULIT MENDAPATKAN MAHASISWA JONGYAKARTA

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda, Kota Tua Jogyakarta- Melangkah Tanpa Alas Kaki_ Rest In Peace & Open Donasi. Keluarga Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai, Dogiyai, Deiyai (IPMAPANDODE) kota Studi Yogyakarta dan Solo kembali berduka atas telah berpulangnya Saudari alm Margaretha Douw dari Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta, kataHabema.  Mahasiswi (21), awalnya berobat di rumah sakit tersebut karena mengidap penyakit (Tumor Ganas dan kangker otak); menjalani operasi dan pengobatan selama kurang lebih tujuh bulan. Dan Mendiang menghembuskan nafas terakhir pada hari terakhir, Minggu, 7 Mei 2023 pada pukul 18;8 WIB, Lanjutnya.  Dalam kondisi Duka, Ipmanapandode jog-lo kembali mengalami kesulitan Dana pengiriman Jenazah Mendiang ke Kab. Dogiyai, Papua dari kota Yogyakarta, Ungkapnya.  Mahasiswa Jogyakarta sulit mencari dana Oleh karena itu kami membutuhkan saluran tangan, solidaritas, baku bantu dari Anda sekalian, pugkasnya.  Dana yang di butuhkan untuk mengi...