BENNY WENDA: DARI TAHANAN INDONESIA MENUJU PERJUANGAN DIPLOMASI INTERNASIONAL UNTUK PAPUA BARAT 2002.
Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua Holandia Jayapura Melangkah Tanpa Alas-Kaki- Holandia Jayapura _Perjalanan Benny Wenda dari Jayapura hingga memperjuangkan persoalan Papua Barat di panggung internasional.
1. Penangkapan dan pelarian dari tahanan Indonesia
Benny Wenda merupakan salah satu tokoh gerakan kemerdekaan Papua Barat.
- 6 Juni 2002: Benny Wenda ditangkap di Jayapura.
- Ia kemudian ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Abepura.
- Ia menghadapi proses hukum terkait tuduhan yang berhubungan dengan peristiwa kerusuhan di Abepura pada Desember 2000.
- 27 Oktober 2002: Benny Wenda berhasil melarikan diri dari tahanan.
- 2003: Ia memperoleh suaka politik di Inggris.
Peristiwa penangkapan, proses hukum, dan pelariannya menjadi bagian penting dalam perjalanan politik Benny Wenda.
2. Memperjuangkan Papua Barat melalui diplomasi internasional
Setelah berada di Inggris, Benny Wenda melanjutkan aktivitas politik dan diplomasi untuk membawa persoalan Papua Barat ke perhatian masyarakat internasional.
Beberapa peristiwa penting:
- 2008: Peluncuran International Parliamentarians for West Papua (IPWP) di Parlemen Inggris.
2009: Peluncuran International (ILWP) Lawyers For West Papua di Guyana.
[Deklarasi ILWP]
Kami yang bertanda tangan di bawah ini mengakui dan menegaskan bahwa masyarakat adat Papua Barat memiliki hak mendasar untuk menentukan nasib sendiri berdasarkan hukum internasional. Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat adat Papua Barat dalam menggunakan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri secara bebas dan damai. --->> www.Ilwp.org
- 2014: Pembentukan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).
- 2015: ULMWP memperoleh status pengamat di Melanesian Spearhead Group (MSG).
- 2017: Benny Wenda terpilih sebagai Ketua ULMWP.
- 2019: Petisi yang diklaim ditandatangani 1,8 juta orang Papua diserahkan kepada Komisaris Tinggi HAM PBB, dengan tuntutan agar persoalan HAM dan hak menentukan nasib sendiri masyarakat Papua mendapat perhatian internasional.
3. Aktivitas diplomasi internasional tahun 2026
Perjuangan diplomasi Benny Wenda terus menjadi bagian dari pemberitaan internasional.
26 Mei 2026 – Kawasan Pasifik
Benny Wenda menyerukan kepada para pemimpin Pasifik agar meninjau kembali posisi Indonesia di Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF).
17 Agustus 2026 – Canberra, Australia
Benny Wenda menghadiri pertemuan International Parliamentarians for West Papua di Parlemen Australia untuk menyampaikan persoalan Papua Barat kepada anggota parlemen.
28 Oktober 2026 – Pernyataan ULMWP
ULMWP menerbitkan pernyataan mengenai dugaan pelanggaran HAM dan dampak militerisasi di Papua Barat, termasuk laporan tentang seorang remaja yang tewas.
4. Sumber informasi dan dokumentasi
Untuk mengikuti perkembangan perjuangan diplomasi Benny Wenda dan ULMWP, berikut beberapa sumber yang dapat ditelusuri:
1. Kantor resmi Benny Wenda: https://www.bennywenda.org/
2. Berita resmi ULMWP: https://www.ulmwp.org/latest-news
3. Free West Papua Campaign: https://www.freewestpapua.org/
4. Pacific Media Network: https://pmn.co.nz/
Catatan: Informasi di atas merupakan rangkuman kronologi berdasarkan sumber yang dicantumkan oleh presiden west Papua.
BENNY WENDA: DARI TAHANAN INDONESIA MENUJU PERJUANGAN DIPLOMASI INTERNASIONAL PAPUA BARAT
Perjalanan Benny Wenda dari Jayapura hingga memperjuangkan persoalan Papua Barat di panggung internasional.
1. Penangkapan dan pelarian dari tahanan Indonesia
Benny Wenda merupakan salah satu tokoh gerakan kemerdekaan Papua Barat.
- 6 Juni 2002: Benny Wenda ditangkap di Jayapura.
- Ia kemudian ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Abepura.
- Ia menghadapi proses hukum terkait tuduhan yang berhubungan dengan peristiwa kerusuhan di Abepura pada Desember 2000.
- 27 Oktober 2002: Benny Wenda berhasil melarikan diri dari tahanan.
- 2003: Ia memperoleh suaka politik di Inggris.
Peristiwa penangkapan, proses hukum, dan pelariannya menjadi bagian penting dalam perjalanan politik Benny Wenda.
2. Memperjuangkan Papua Barat melalui diplomasi internasional
Setelah berada di Inggris, Benny Wenda melanjutkan aktivitas politik dan diplomasi untuk membawa persoalan Papua Barat ke perhatian masyarakat internasional.
Beberapa peristiwa penting:
- 2008: Peluncuran International Parliamentarians for West Papua (IPWP) di Parlemen Inggris.
- 2014: Pembentukan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).
- 2015: ULMWP memperoleh status pengamat di Melanesian Spearhead Group (MSG).
- 2017: Benny Wenda terpilih sebagai Ketua ULMWP.
- 2019: Petisi yang diklaim ditandatangani 1,8 juta orang Papua diserahkan kepada Komisaris Tinggi HAM PBB, dengan tuntutan agar persoalan HAM dan hak menentukan nasib sendiri masyarakat Papua mendapat perhatian internasional.
3. Aktivitas diplomasi internasional tahun 2026
Perjuangan diplomasi Benny Wenda terus menjadi bagian dari pemberitaan internasional.
26 Mei 2026 – Kawasan Pasifik
Benny Wenda menyerukan kepada para pemimpin Pasifik agar meninjau kembali posisi Indonesia di Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF).
17 Agustus 2026 – Canberra, Australia
Benny Wenda menghadiri pertemuan International Parliamentarians for West Papua di Parlemen Australia untuk menyampaikan persoalan Papua Barat kepada anggota parlemen.
28 Oktober 2026 – Pernyataan ULMWP
ULMWP menerbitkan pernyataan mengenai dugaan pelanggaran HAM dan dampak militerisasi di Papua Barat, termasuk laporan tentang seorang remaja yang tewas.
4. Sumber informasi dan dokumentasi
Untuk mengikuti perkembangan perjuangan diplomasi Benny Wenda dan ULMWP, berikut beberapa sumber yang dapat ditelusuri:
1. Kantor resmi Benny Wenda: https://www.bennywenda.org/
2. Berita resmi ULMWP: https://www.ulmwp.org/latest-news
3. Free West Papua Campaign: https://www.freewestpapua.org/
4. Pacific Media Network: https://pmn.co.nz/
Pos. Admin
Komentar
Posting Komentar