Postingan

POLISI INDONESIA TANGKAP BELASAN ANGGOTA GR-PWP di Sentani.

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda -Kota Tua Holandia-Melangkah Tanpa Alas Kaki- Sentani, 18 Maret 2025 | Polisi ini dari resort polres kabupaten Jayapura di Sentani telah menangkap 12 anggota GR-PWP saat bagi selebaran demonstrasi damai pada 19 Maret 2025, dalam rangka mendukung Peluncuran Boikot Produk Indonesia di West Papua. Ketua Gerakan Rakyat Pembebasan West Papua (GR-PWP) Daerah Sentani Ones M. Kobak bersama Wakil Sekretaris (GR-PWP) Pusat dan 10 anggota ditangkap polisi saat bagi selebaran demonstrasi damai disepanjang jalan Sentani - Jayapura. Penangkapan itu telah terjadi di Sentani kota dan dibawah ke polres kabupaten Jayapura di Doyo Sentani. Nama-nama yang telah ditangkap sebagai berikut : 1. Ones M. Kobak, Ketua GR-PWP Daerah Sentani. 2. Elinatan Basini, Wakil Sekretaris GR-PWP Pusat. 3. Dasalves Suhun, Anggota  4. Matikel Mirin, Anggota  5. Apikus Lepitalen, Anggota  6. Mane Kogoya, Anggota  7. Obet Dogopia, Anggota  8. Eloy Weya, Anggota  ...

"Penemuan Benteng Tertua di Dunia, Dibangun sekitar 8.000 Tahun Lalu!"

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua Siberia  utara Eurasia -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Penemuan benteng tertua di dunia menjadi salah satu temuan yang mengubah cara pandang terhadap peradaban kuno. Benteng ini menggambarkan cara generasi terdahulu hidup dan melindungi diri. Dengan teknologi modern, para arkeolog berhasil mengungkap jejak sejarah. Simak penjelasan tentang benteng tertua yang ditemukan para arkeolog ini. Penemuan Benteng Tertua di Dunia Para arkeolog menemukan situs benteng tertua di dunia di wilayah terpencil Siberia. Mengutip Newsweek, situs Siberia yang dikenal sebagai Amnya tersebut dianggap sebagai benteng zaman batu paling utara di Eurasia. Permukiman dengan benteng sejarah itu merupakan salah satu dari beberapa permukiman di wilayah tersebut. Di sana terdapat pagar kayu, tepi sungai, dan parit. Secara umum, para peneliti mengasumsikan hal ini terlalu maju untuk dibangun oleh para pemburu dan pengumpul makanan. Amnya secara umum diyakini berasal dari z...

Konferensi I Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat Lapago Tetapkan 115 Orang Masuk Struktur

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda- Kota Tua Wamena Lapago-Melangkah Tanpa Alas Kaki- Jayawijaya Wamena Konferensi I United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) atau Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat Wilayah Lapago berhasil diselenggarakan, Jumat (14/3) di Kantor Pusat Koordinasi Dalam Negeri ULMWP, Wamena, West Papua.  Sekretaris Eksekutif ULMWP Markus Haluk mengatakan, Konferensi I ULMWP Wilayah Lapago sukses menetapkan dan mengukuhkan 115 orang masuk dalam unsur pimpinan dan anggota eksekutif, legislatif, yudikatif serta utusan agama, adat, dan perempuan. “Syukur bagiMu, Tuhan! Pada hari Jumat, 14 Maret 2025 pukul 12.00-16.000 waktu West Papua ULMWP telah berhasil melaksanakan Konferensi I ULMWP Wilayah Lapago,” ujar Markus Haluk melalui keterangan tertulis melalui pesan Tetesan Airmata Ibunda Com dari Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (16/3).  Markus mengatakan, seluruh proses pelaksanaan konferensi berjalan aman dan lancar dan dalam koordinasi ser...

Tanah Adat Tidak Boleh Dibuat Sertifikat, Ini Ancaman Bagi Generasi Papua.

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda Melangkah Tanapa Alas kaki - Jakarta Dalam pertemuan Anggota Badan Akuntabilitas Publik (BAP) dengan perwakilan dari kementrian ART/BPN. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Sebagai senator asal Papua Tengah saya mengusulkan kepada perwakilan Kementrian ATR/BPN RI bahwa khusus Papua Tengah Tidak boleh ada pemetaan dan pensertifikatan tanah komunal atau tanah adat milik masyarakat adat. Mengingat tanah komunal merupakan pemberian dari Tuhan kepada nenek Moyang turun -temurun setiap marga yang ada di Papua dan tidak perlu ada pengakuan dari negara karena ini merupakan hak dasar yg melekat pada setiap Individu atau marga/suku tertentu yang memilikinya. Alasan penolakan ini saya sampaikan juga karena mengingat sifat manusia yang mulai serahka dan haus akan uang. Dan juga mengigat generasi berikutnya tidak akan dapat tanah warisannya untuk berkebun dan berburu. Jika tidak ada sertifikat maka tidak akan ada tra...

Pastor Administrator Keuskupan Timika, Pater Marthen Kuayo, Tidak Menjadi Uskup: Nasib yang Tertunda

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua Kota Jeruk 🍊-Melangkah Tanpa Alas Kaki- Keuskupan Timika merupakan salah satu keuskupan yang berada di wilayah Gereja Katolik Indonesia, khususnya di tanah Papua. Setelah kepergian Mgr. John Philip Saklil, Pr., pada tahun 2019, posisi uskup Keuskupan Timika mengalami kekosongan. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Vatikan menunjuk Pastor Marthen Kuayo, Pr., sebagai Administrator Diosesan Keuskupan Timika.   Sebagai seorang administrator, Pater Marthen Kuayo memiliki tugas utama untuk mengelola keuskupan sementara hingga ditunjuknya seorang uskup definitif oleh Tahta Suci. Selama masa kepemimpinannya, ia telah berperan penting dalam menjaga stabilitas pastoral dan administrasi Gereja di Keuskupan Timika. Banyak umat yang berharap bahwa beliaulah yang akan diangkat sebagai uskup definitif, mengingat dedikasi dan pengabdiannya yang telah terbukti selama bertahun-tahun.   Namun, harapan tersebut belum terwujud. Hingga saat ini...

Cerita Pendek Notebook

Gambar
Note Bobok  Agus Kosay Saya pernah ketemu seorang mantri tua jaman Belanda marga Tabuni asal Kota Mulia kabupaten Puncak jaya yang sedang berdomisili di kabupaten Jayapura kampung pampar. Kebetulan waktu itu bapak mantri ini, dia buka pengobatan tradisional di kampung pampar dan saya pergi berobat di tempat itu, dan sambil melayani saya dan teman-teman pasien yang sedang berobat situ, mantri ini banyak bercerita tentang sejumlah pengalaman pelayanan selama puluhan tahun di wilayah Papua, dan juga pengalaman penelitian tentang pelayanan kesehatan di Papua. Dalam cerita itu, ada satu hal yang menarik, dan terkesan yang dia ceritakan sesuai dengan realita kehidupan berkembangan generasi muda bangsa Papua. Cerita itu "tentang pertumbuhan manusia Papua masa dulu dengan bertumbuhan manusia Papua sekarang". "Bertumbuhan manusia Papua dulu itu di besarkan dengan ASI ibu yang asli jadi orang tua kasih nasihat mereka, didik mereka, dan bina mereka, bisa dengar dan mela...

Terjadi lagi di Negara yang sama, Di Nigeria Utara Pastir Sylvester Okechukwu Dibunuh

Gambar
Tetesan Air Mata Ibubda-Kota Tua Nigeria Utara-Melangkah Tanpa AlasKaki - Pastor Sylvester Okechukwu, Pastor Paroki Gereja St Mary Tachira, Keuskupan Kafanchan, di Nigeria utara, dibunuh pada Rabu Abu, beberapa jam setelah penculikannya. Sebuah pernyataan yang dikirim oleh keuskupan kepada Aid to the Church in Need (ACN) menyatakan: "Kehilangan yang mendadak dan brutal ini telah membuat kami patah hati dan hancur. "Pastor Sylvester adalah seorang hamba Tuhan yang berdedikasi, yang bekerja tanpa pamrih di kebun anggur Tuhan, menyebarkan pesan perdamaian, kasih, dan harapan. Ia selalu siap sedia dan dapat dihubungi oleh umat parokinya. "Kematiannya yang terlalu dini telah meninggalkan kekosongan yang tak terhapuskan dalam keluarga keuskupan kami, dan kami turut merasakan kesedihan atas kepergiannya bersama keluarga, sahabat, dan semua orang yang mengenalnya dan mencintainya." Pos. Admin