Langsung ke konten utama

JANGAN SEGERA CEPAT AMBIL TINDAKAN SEBELUM LIHAT DAN DENGAR? BAGAIMANA CARA KITA UNTUK MENGENDALIKAN EMOSI DAN MENAHANNYA SEBELUM LIHAT DAN DENGAR" SIMAK CERITA MENARIK SEEKOR ANJING DAN MENYESAL DIKEMUDIAN HARI?

Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua Kota Jeruk_ Melangkah Tanpa Alas Kaki_Seekor anjing yang dipercayakan oleh pemiliknya untuk tinggal bersama bayinya untuk dijaga, ketika berjalan-jalan. Suatu hari, pergi membeli kebutuhan mereka, masih meninggalkan anjing yang menjaga bayi disamping boksnya.

Tetapi ketika dia kembali kerumahnya, dia menemukan bayi yang hilang diboks bayi. Dia sangat gugup terutama melihat dimulut anjing berdarah dengan pakaian diseluruh lantai!!! 

Dia langsung mengira anjing itu memakan bayinya! tanpa berfikir panjang, dia meraih sebuah kayu, dan memukul anjing itu berkali-kali hingga mati. Setela mati ia mencari bagian lain dari tubuh putranya. Namun ketika ia berguling-guling dipinggir tempat tidur, ia melihat putranya bermain tanpa pakaian.Dia juga menemukan bahwa ada ular pitong yang mati dibawah tempat tidur. 

Dia mengendong anaknya dengan begitu banyak sukacita dan menangis dia juga sedih karena dia membunuh, anjing boutang yang menyelamatkan nyawa putranya, jadi anjing itu berkelahi dengan ular pitong yang akan memakan bayi itu, pelajaran moral dalam hal ini adalah kita jangan terlalu cepat menilai apa yang kita dengar atau lihat. 

Janganlah segera mengeluarkan kata-kata yang saling merugikan tanpa mengetahui kebenaran sesungguhnya, hanya karena apa yang kita dengar, kita juga harus tahu cara mengendalikan emosi, kemarahan kita, karena kita mungkin salah dalam apa yang kita lakukan.

Post. Admind

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEPOTONG PERAHU KERTAS

"Satu Pucuk Melawan Seribu" Satu pucuk senjata, melawan seribu musuh Tidak ada harapan, tidak ada kekuatan Tapi aku tidak menyerah, aku tidak mundur Aku akan melawan, dengan satu pucuk senjataku Seribu pucuk senjata, menghadapku dengan garang Tapi aku tidak takut, aku tidak gentar Aku akan melawan, dengan keberanian dan kehormatan Aku akan membuktikan, bahwa satu pucuk senjata bisa menang Musuhku banyak, tapi aku tidak sendirian Aku memiliki keadilan, aku memiliki kebenaran Aku akan melawan, dengan semangat dan kepercayaan Aku akan menang, dengan satu pucuk senjataku Satu pucuk senjata, melawan seribu musuh Tapi aku tidak menyerah, aku tidak mundur Aku akan melawan, dengan keberanian dan kehormatan Aku akan menang, dengan satu pucuk senjataku. TanahAirTercinta WestPapua 🍁🍁🍁 Anak yg Boleh Mencintainya. Anak ku. Ayah sangat merindukan mu. Tetapi Apa yang ayah lakukan hari ini suatu ketika anak besar akan mengerti penindasan atas negeri mu. Anak ku. Ay...

SETELAH DENGAR HASIL UJIAN PAKAIAN SISWA/I SMA Kelas XII Di NABIRE DIWARNAI BINTANG KEJORA POLISI MEMUKUL Mince Heluka, BEBERAPA ORANG MENANGKAP POLISI

Siswi SMA kelas XII,Foto Mince heluka dapat pukul dari Polisi Nabire. Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua- Kota Jeruk 🍊 -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Nabire Siswa/i SMA kelas 3 dengar hasil ujian, mereka mewarnai pakeyan abu putih dirubah Bendera Identitas diri Papua Barat, Bendera Bintang Kejora/Bintang Fajar Polisi Melakukan pukulan dan penangkapan terhadap siswa/Siswi. Dengan melihat Siswa Mewarnai dengan warna Identitas sehingga beberapa orang anggota polisi dan ada pula yang dapat pukulan dari Polisi pada Senin 06/05/2024. Kata M.D melalui Handphone genggamnya. Penangkapan dan pemukulan dari polisi terhadap teman-teman SMA yang turun pawai kebahagiaan setelah mendengar kelulusan mereka, namun kami merasa kecewa karena polisi-polisi yang berada di Nabire melarang kegiatan kami, Lanjutnya. Kronologis yang Terjadi  Pukul 16: 7 wp. Kurang lebih 9 orang pelajar dikejar oleh 2 orang polisi berpakaian preman dengan kendaraan beroda 2 pengejaran tersebut lokas...

GEREJA BUKAN TEMPAT TERPROVOKASI,GEREJA MENGAJARKAN PERDAMAIAN DUNIA

Artikel, Viktor Yeimo  Tetesan Air Mata Ibunda Kota Tua- Kota Jeruk 🍊 -Melangkah Tanpa Alas Kaki- Gereja jangan lupa memberi pesan Firman Tuhan tentang pembebasan, keadilan, dan perjuangan kepada umat Tuhan yang sedang terjajah itulah kerja yang benar demi umat di seluruh dunia kata Viktor Yeimo korban rasis satu ini dalam artikelnya. Kurangi khotbah yang menekankan pada ketabahan dan kepasrahan tanpa memberi dorongan untuk bertindak, karena itu akan membuat umat menjadi pasif dan apatis terhadap kondisi penindasan yang mereka alami. Firman Tuhan harus menginspirasi dan memotivasi umat untuk bangkit dan berjuang melawan penindasan. Gereja seringkali kurang mengakomodasi teologi pembebasan yang relevan dalam konteks umat yang terjajah. Teologi pembebasan menekankan pada pentingnya perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan sebagai bagian dari iman Kristen. Gereja perlu mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam setiap khotbah dan pengajaran agar umat merasa didukung d...