Postingan

GILANYA SANG KEMBANG DESA

Gambar
Penulis : Seruni Baskoro  BAB-6 Sepanjang jalan menuju keluar desa, Fajar merasa aneh karena satu pun tak melihat ada rumah di desa itu, padahal tadinya di desa itu banyak rumah, bahkan di dekat jalan masuk desa, dia melihat ada rumah bagus yang di depan rumahnya dipagar teralis. Tapi kali itu yang dia lihat hanya semak-semak kebun dan pepohonan saja. Meskipun Fajar merasa heran dan mulai takut kalau-kalau dia disesatkan oleh makhluk halus yang mengganggunya, tapi Fajar terus saja berlari kecil menuju jalan raya, jika sudah sampai jalan raya, dia merasa tenang karena sudah keluar dari desa sang dukun yang baru dua kali itu dia datangi. Sesampainya di tepian jalan beraspal, Fajar pun tak lagi berlari, karena sudah kelelahan dan mulai kedinginan sebab seluruh bajunya basah kuyup, bahkan hoodie tebal yang dia kenakan itu itu terasa kian berat karena basah oleh air hujan. Fajar tak tau itu sudah jam berapa, yang penting dia terus berjalan menyusuri pinggiran jalan aspal sam...

𝙊𝙧𝙢𝙖𝙨 𝙉𝙪𝙨𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙈𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙈𝙤𝙢𝙤𝙠 𝘽𝙖𝙜𝙞 𝙊𝙧𝙖𝙣𝙜 𝘼𝙨𝙡𝙞 𝙋𝙖𝙥𝙪𝙖.

Gambar
Artikel. Tetesan Air Mata Ubunda-Kita Tua Holandia- Melangkah Tanpa Alas Kaki , 𝙎𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙊𝙧𝙜𝙖𝙣𝙞𝙨𝙖𝙨𝙞 𝙆𝙚𝙢𝙖𝙨𝙮𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣 ( 𝙊𝙧𝙢𝙖𝙨 ) 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙉𝙪𝙨𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙣𝙞. 𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙨𝙚𝙥𝙞𝙣𝙩𝙖𝙨 𝙙𝙞𝙩𝙚𝙡𝙪𝙨𝙪𝙧𝙞, 𝙊𝙧𝙢𝙖𝙨 𝙉𝙪𝙨𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙚𝙧𝙠𝙪𝙢𝙥𝙪𝙡𝙖𝙣 𝙬𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙣𝙤𝙣 𝙖𝙨𝙡𝙞 𝙥𝙖𝙥𝙪𝙖 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙨𝙚𝙡𝙪𝙧𝙪𝙝 𝙬𝙞𝙡𝙖𝙮𝙖𝙝 𝙉𝙪𝙨𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖. 𝙊𝙧𝙢𝙖𝙨 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙚𝙗𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙥𝙖𝙜𝙪𝙮𝙪𝙗𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙪𝙠𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙖𝙨𝙖𝙡 𝙙𝙖𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙨𝙚𝙡𝙪𝙧𝙪𝙝 𝙄𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖.       𝙈𝙞𝙨𝙖𝙡𝙣𝙮𝙖 , 𝙆𝙚𝙧𝙪𝙠𝙪𝙣𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙎𝙪𝙡𝙖𝙬𝙚𝙨𝙞𝙝 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙩𝙖𝙣 ( 𝙆𝙆𝙎𝙎 ), 𝙆𝙚𝙧𝙪𝙠𝙪𝙣𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙅𝙖𝙬𝙖 𝙈𝙖𝙙𝙪𝙧𝙖, 𝙄𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙈𝙖𝙡𝙪𝙠𝙪, 𝙄𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝘽𝙖𝙩𝙖𝙠, 𝙄𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙁𝙡𝙤𝙗𝙖𝙢𝙤𝙧𝙖, 𝙙𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙞𝙣-𝙡𝙖𝙞𝙣. 𝘿𝙖𝙧𝙞 𝙨𝙚...

KNPB Tidak Bertanggung Jawab Atas Aksi Pengiringan jenazah LE, Pakdam Cendrawasih Menyebarkan Tuduhan Palsu.

Gambar
Tetesan Air Mata Ibunda- Kota tua Numbay-Melangkah Tanpa Alas Kaki - Menyikapi tuduhan yang dialamatkan kepada KNPB melalui berita cetak maupun media elektronik terkait sejumlah peristiwa pembakaran dan perusakan pasilitas di Jayapura tuduhan palsu. Pakdam Cendrawasih Menyebar luaskan yang bersifat terprovokasi terhadap negara hal ini membuktikan bahwa Pakdam adalah  watak yang tidak bertanggung jawab diatas Tanah Papua. Peristiwa pelemparan, pembakaran dan perusakan pasilitas umum mungkin terjadi pada saat pengiringan jenazah Lukas Enembe KNPB tidak bertanggung jawab. Karena kegiatan pengiringan jenazah Lukas Enembe dari Sentani sampai ke koya bukan agenda KNPB. KNPB tidak pernah mengeluarkan instruksi secara lisan maupun tertulis untuk menjemput jenazah Lukas Enembe di bandara sampai pengiringan jenazah ke koya. Kenapa KNPB difitnah terkait beberapa peristiwa yang terjadi dalam pengiringan jenazah Lukas Enembe di kota Jayapura dan kabupaten Jayapura. Panitia penjemput...

Duka Terdalam Atas Kepergian Pejuang sejati Perempuan Papua zuzan Crystalia Griapon

Gambar
West Papua, 27 Februari 2023 Tetesan Air Mata Ibunda-Kita Tua Holandia-Melangkah Tanpa Alas Kaki_ Zuzan Crystalia Griapon (Cinta), di sa pu beranda facebook, story FB and IG, ko punya foto manis dengan caption "SelamatJalan dan Duka mendalam untuk keluarga" terus mengalir.  Cinta, sa tra sanggup lihat atau baca kabar ini, sa belum bisa percaya tapi sa sadar, sa tra bisa tolak fakta. sungguh, sayang, sakit sekali Cin.... Sa bilang ini benar-benar tidak Adil. Kalau Zat yang namanya Tuhan itu maha Adil saya yakin tong tidak akan rasakan yang namanya sakit, lapar, kecewa, marah, sedih, bahkan tong tidak akan ketemu baku kenal di jogja, tra perlu tiap hari diskusi buat agenda, repot-repot buat aksi demo di jalan, mulai dari jawa sampai baku ikut dorong gerakan perlawanan rakyat di Papua. Cinta, tapi tong sama-sama spakat bahwa; "bukan Zat yang namanya tuhan itu tidak maha adil". Tong tahu sama-sama kalau masyarak kita hari ini hidup dalam suatu ketidak pasti...

Pernyataan terbuka ULMWP, Selamat Jalan Tuan Lukas Enembe: Pemimpin dan tokoh Peradaban Bangsa Papua

Gambar
_Seruan Dua Minggu Berkabung Papua_  Tetesan Air Mata Ibunda-Kota Tua Jajarta-Meoangkah Tanpa Alas Kaki- Hari ini, Selasa 26 Desember 2023, pukul 11.00 Waktu Jakarta, Tuan Lukas Enembe, Pemimpin Papua, tokoh dan pejuang paradaban bangsa Papua telah meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat Gatot Subroto. Kematian Lukas Enembe patut diduga sebagai bagian dari proses pembunuhan terencana dan sistematis yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui penegak Hukum dan Intelijen Negara.   *Lukas Enembe, Pemimpin Yang Berani*  Rakyat Bangsa Papua mengenal Lukas Enembe sebagai pemimpin yang gagah berani. Ia tahu posisi dan kapasitasnya sebagai pemimpin bangsa Papua, bukan sekedar seorang gubernur. Sebagai pemimpin Lukas buktikan bukan dengan kata kata. Ia merupakan satu-satunya gubernur di Indonesia yang secara terbuka menyampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tentang apa yang seharusnya dilakukan dalam penanganan peristiwa a...

K E P A D A R U M A H Y A N G K U R I N D U K A N

Gambar
Tubuhku terpaku di hadapan tingkap. Kepala kurapatkan pada jeruji besi. Dua tangan ini mendekap lembut ini tubuh ; menghanyutkan diri dalam lamunan. Pada permukaan kaca kulihat bayanganku dengan rupa murung ; sedih pun dilarung — rindu tidak terbendung. Kumenatap kaki langit berubah warna. Jingga berkuasa pasca dipaksa senja. Aku sadar Sebentar lagi malam datang, dan sang surya akan berpamitan ; mengucapkan selamat tinggal. Kumelihat sekawanan burung bangau terbang di awang-awang, riang mengepakkan sayap menuju ke sarang. Dalam hati ingin kuberteriak kencang, "wahai sekawanan bangau, bawa serta rinduku ini ke kampung halaman!" Kepada angin yang berhembus melewati jendela kamar, kutitipkan salam rinduku pada rumah yang telah lama kutinggalkan. Aku rindu pada suasana kamar yang berantakan di setiap paginya, kata ibu serupa kapal tanker yang pecah berantakan. Aku rindu akan kegaduhan di setiap malam, kalau kata bapak berisik macam sedang keramaian di pasar. Wahai sek...

Nᴀᴛᴀʟ 2023, Pᴅᴛ Bᴇɴɴʏ Gɪᴀʏ: Lɪʜᴀᴛ ᴋᴏɴᴅɪsɪ ᴜᴍᴀᴛ, ᴊᴀɴɢᴀɴ ʜᴀɴʏᴀ ɪʙᴀᴅᴀʜ ᴅᴀɴ ᴅɪᴘᴇʀᴍᴀɪɴᴋᴀɴ ɴᴇɢᴀʀᴀ

Gambar
Home Tanah Papua Tetesan Air Mata Ibunda- Kota Tua Holandia- Jayapur- Melangkah Tanpa Alas Kaki- Natal 2023, Pdt Benny Giay: Lihat kondisi umat, jangan hanya ibadah dan dipermainkan negara December 19, 2023 Penulis: CR-8 - Editor: Zely Ariane Pendeta Benny Giay Pendeta Dr. Benny Giay di ruang kerjanya di Sekolah Tinggi Teologi Walter Post Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (18/12/2023) - Jubi/CR-8 Sentani, Jubi – Pendeta Benny Giay mengajak semua umat Kristiani yang ada di Tanah Papua mengambil waktu untuk merefleksikan dengan sungguh makna Natal tahun ini dengan memikirkan nasib pengungsi internal di Papua, kondisi umat yang mati karena sakit atau dibunuh. “Pengungsi ada dimana-mana, di Nduga, Intan Jaya, Puncak, Pegunungan Bintang, dan Maybrat. Itu yang ada di depan kita sekarang,” kata Pendeta Benny Giay kepada Jubi di Sekolah Tinggi Teologi Walter Post Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (18/12/2023). Menurut Giay sebenarnya suasana natal tahun ini di Tan...